Rambut Baru Keramas Kok Udah Lepek? Ini Biang Keroknya
- Kulit kepala yang gampang berminyak bisa bikin rambut lebih cepat lepek.
- Cara keramas dan penggunaan conditioner ternyata bisa berpengaruh.
- Penumpukan produk hair care juga bisa bikin rambut terasa berat dan greasy.
Jakarta: Baru aja keramas, rambut udah lepek lagi? Padahal rasanya udah dikeramas sampai bersih. Bukannya jadi fluffy dan fresh, rambut malah kembali nempel di kulit kepala. Kalau sering ngalamin ini, bisa jadi masalahnya bukan cuma soal sampo.
Rambut cepat lepek bisa dipengaruhi kondisi kulit kepala, tipe rambut, sampai kebiasaan saat keramas. American Academy of Dermatology (AAD) menyebut frekuensi keramas sebaiknya disesuaikan dengan seberapa cepat rambut menjadi kotor atau berminyak.

(Keramas dengan fokus membersihkan kulit kepala dapat membantu mengangkat minyak dan sisa produk. Foto: AI Generated)
Kulit kepala memang gampang berminyak
Kulit kepala punya kelenjar yang menghasilkan sebum atau minyak alami. Pada orang yang kulit kepalanya berminyak, produksi sebum yang lebih banyak bisa bikin rambut kelihatan greasy dalam waktu singkat.
AAD bahkan menyebut orang dengan rambut lurus dan kulit kepala berminyak mungkin perlu keramas setiap hari. Jadi, anggapan kalau keramas setiap hari pasti bikin rambut rusak nggak bisa disamaratakan. Rutinitas keramas memang perlu disesuaikan dengan kondisi rambut dan kulit kepala.
Cara keramasnya kurang tepat
Ternyata, bagian yang perlu jadi fokus utama saat keramas adalah kulit kepala, bukan seluruh batang rambut. AAD menyarankan sampo diaplikasikan terutama pada kulit kepala untuk membantu membersihkan minyak berlebih, sel kulit mati, dan sisa produk.
Jadi, nggak perlu menggosok seluruh panjang rambut pakai sampo sampai heboh berbusa. Fokus bersihkan kulit kepala, lalu biarkan busanya mengalir ke batang rambut saat dibilas. Lebih simpel kan?
Conditioner kena bagian akar
Nah, ini juga bisa jadi biang kerok rambut cepat lepek. Conditioner memang penting setelah keramas, tapi cara pakainya perlu disesuaikan dengan tipe rambut.
Untuk rambut lurus atau halus, AAD menyarankan conditioner lebih difokuskan pada bagian ujung rambut. Kalau langsung dibubuhkan sampai kulit kepala, rambut bisa terasa lebih berat dan gampang kehilangan volume.
Ada penumpukan produk
Serum, hair oil, styling cream, gel, sampai dry shampoo yang dipakai berulang bisa meninggalkan residu di rambut. Cleveland Clinic menjelaskan, berbagai produk styling dapat menumpuk di rambut dan kulit kepala sehingga rambut terasa lebih berat dan berminyak.
Kalau kamu sering pakai beberapa produk sekaligus, coba evaluasi lagi jumlah dan frekuensi pemakaiannya. Jangan auto ganti sampo setiap minggu. Bisa jadi rambut cepat lepek bukan karena produknya nggak cocok, tapi karena terlalu banyak produk yang menumpuk atau cara pakainya kurang pas.
Jadi, rambut cepat lepek nggak selalu berarti kamu salah pilih sampo. Kenali dulu kondisi kulit kepala dan sesuaikan rutinitas hair care biar rambut tetap fresh tanpa harus keramas berlebihan.
Desi Indasari
(FIR)