Sebagai upaya memonitoring gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kantong Habitat Sugihan-Simpang Heran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatra Selatan (BKSDA Sumsel) mengambil langkah tepat.
Sebagai upaya memonitoring gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kantong Habitat Sugihan-Simpang Heran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatra Selatan (BKSDA Sumsel) mengambil langkah tepat.
Bersama para pihak melaksanakan pemasangan GPS Collar pada dua kelompok gajah liar.
Bersama para pihak melaksanakan pemasangan GPS Collar pada dua kelompok gajah liar.
Saat ini, kelompok tersebut terpantau berada di koridor gajah sumatera Distrik Simpang Heran PT BAP. Di areal ini memang sudah menjadi jalur gajah (home range), tanpa pernah ada permasalahan baik dengan masyarakat maupun lingkungan di dalamnya.
Saat ini, kelompok tersebut terpantau berada di koridor gajah sumatera Distrik Simpang Heran PT BAP. Di areal ini memang sudah menjadi jalur gajah (home range), tanpa pernah ada permasalahan baik dengan masyarakat maupun lingkungan di dalamnya.
Lokasi tersebut juga cukup mudah diakses sehingga memungkinkan untuk segera dilakukan pemasangan GPS Collar.
Lokasi tersebut juga cukup mudah diakses sehingga memungkinkan untuk segera dilakukan pemasangan GPS Collar.

BKSDA Sumsel Pasang GPS Collar untuk Kelompok Gajah Liar

News Gajah Sumatera
16 Mei 2022 21:08
Ogan Komering Ilir: Sebagai upaya memonitoring gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kantong Habitat Sugihan-Simpang Heran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatra Selatan (BKSDA Sumsel) mengambil langkah tepat. Bersama para pihak melaksanakan pemasangan GPS Collar pada dua kelompok gajah liar.

Kepala BKSDA Sumsel, Ujang Wisnu Barata mengatakan bahwa langkah ini merupakan upaya mitigasi konflik dan sekaligus memantau efektifitas penggunaan ruang (jalur jelajah) yang kajian studi ilmiahnya sudah dilakukan bersama salah satu unit usaha APP Sinar Mas, PT OKI Pulp & Paper Mills dan juga mitra pemasok APP Sinar Mas, PT BAP (Bumi Andalas Permai) serta PJHS (Perkumpulan Jejaring Hutan Satwa) dengan asistensi FKGI (Forum Konservasi Gajah Indonesia).

Hasil kajian tersebut telah dibahas bersama pada 7 April 2022 lalu. Menindaklanjuti hal tersebut kegiatan ini adalah aksi konkret dalam meningkatkan upaya konservasi insitu untuk melestarikan gajah sumatera yang merupakan satwa prioritas terancam punah di Provinsi Sumatra Selatan.

"Proses dan tahapan pemasangan GPS Collar pada 2 kelompok gajah telah berlangsung sejak April 2022, melalui tahapan survey keberadaan kelompok gajah target, pengkondisian tim dan peralatan, serta pendekatan kepada masyarakat dan para pihak. Apresiasi disampaikan kepada para pihak atas dukungan upaya monitoring keanekaragaman hayati, khususnya keberadaan gajah liar di wilayah konsesi, yang menjadi bagian dari keseluruhan kantong habitat gajah Sugihan-Simpang Heran. Upaya tersebut memang merupakan kewajiban bagi setiap pemegang konsesi sebagai bagian dari Corporate Biodiversity Responsibility", kata Ujang.

Saat ini, kelompok tersebut terpantau berada di koridor gajah sumatera Distrik Simpang Heran PT BAP. Di areal ini memang sudah menjadi jalur gajah (home range), tanpa pernah ada permasalahan baik dengan masyarakat maupun lingkungan di dalamnya.

Lokasi tersebut juga cukup mudah diakses sehingga memungkinkan untuk segera dilakukan pemasangan GPS Collar. MI/Denny Susanto Ainan

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif