Pekerja pabrik tahu menambahkan plastik ke tungku pembakaran di salah satu pabrik tahu yang menggunakan bahan bakar sampah plastik di Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, 20 November 2019.
Pekerja pabrik tahu menambahkan plastik ke tungku pembakaran di salah satu pabrik tahu yang menggunakan bahan bakar sampah plastik di Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, 20 November 2019.
Pabrik tahu di  Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur, menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakar karena harganya yang murah.
Pabrik tahu di Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur, menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakar karena harganya yang murah.
Namun pembakaran sampah plastik itu menghasilkan zat dioksin yang dapat meracuni manusia, tumbuhan, binatang, dan mencemari udara.
Namun pembakaran sampah plastik itu menghasilkan zat dioksin yang dapat meracuni manusia, tumbuhan, binatang, dan mencemari udara.
Menurut penelitian International Pollutants Elimination Network (IPEN) sampel telur ayam kampung di Desa Tropodo, Krian, Sidoarjo, dan Desa Bangun, Kabupaten Mojokerto ditemukan adanya senyawa berbahaya dioksin yang dihasilkan dari pembakaran sampah plastik. Dioksin jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker, merusak sistem kekebalan tubuh, dan pertumbuhan.
Menurut penelitian International Pollutants Elimination Network (IPEN) sampel telur ayam kampung di Desa Tropodo, Krian, Sidoarjo, dan Desa Bangun, Kabupaten Mojokerto ditemukan adanya senyawa berbahaya dioksin yang dihasilkan dari pembakaran sampah plastik. Dioksin jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker, merusak sistem kekebalan tubuh, dan pertumbuhan.

Pabrik Tahu di Sidoarjo Berbahan Bakar Sampah Plastik

News Impor Sampah Plastik
21 November 2019 09:27
Sidoarjo: Untuk menghemas ongkos produksi, pabrik tahu di Desa Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakar. Namun pembakaran sampah plastik itu menghasilkan zat dioksin yang dapat meracuni manusia, tumbuhan, binatang, dan mencemari udara. Antara Foto/Zabur Karuru
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif