Warga negara Kanada Christopher Kyle Martin (kiri) yang akan dideportasi dihadirkan saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Bali, Minggu, 9 Mei 2021.
Warga negara Kanada Christopher Kyle Martin (kiri) yang akan dideportasi dihadirkan saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Bali, Minggu, 9 Mei 2021.
Warga negara Kanada tersebut didepotasi pada Minggu, 9 M 2021, pukul 15.20 WITA menyusul viralnya promosi dan informasi di media mainstream maupun media elektronik tentang rencana kegiatan Yoga di Bali bertajuk Tantric Full Body Orgasm karena kegiatan itu bertentangan dengan kebudayaan Indonesia khususnya Bali yang memegang teguh adat istiadat dan norma agama.
Warga negara Kanada tersebut didepotasi pada Minggu, 9 M 2021, pukul 15.20 WITA menyusul viralnya promosi dan informasi di media mainstream maupun media elektronik tentang rencana kegiatan Yoga di Bali bertajuk Tantric Full Body Orgasm karena kegiatan itu bertentangan dengan kebudayaan Indonesia khususnya Bali yang memegang teguh adat istiadat dan norma agama.
Kakanwil Kemkumham Bali Jamaruli Manihuruk menyebutkan, Martin harus dideportasi karena terbukti melanggar keimigrasian dan akan diterbangkan dari Bali menuju Jakarta pada Minggu sore. Selanjutnya Martin bakal menuju Kanada selepas transit di Doha menggunakan Qatar Airlines.
Kakanwil Kemkumham Bali Jamaruli Manihuruk menyebutkan, Martin harus dideportasi karena terbukti melanggar keimigrasian dan akan diterbangkan dari Bali menuju Jakarta pada Minggu sore. Selanjutnya Martin bakal menuju Kanada selepas transit di Doha menggunakan Qatar Airlines.

Penyelenggara Yoga Orgasme di Bali Christopher Kyle Dideportasi ke Kanada

News bali WNA deportasi kanada
09 Mei 2021 16:26
Denpasar: Penyelenggara tantric full orgasme atau kelas yoga orgasme di Bali, Christopher Kyle Martin resmi dideportasi ke negara asalnya Kanada, Minggu, 9 Mei 2021.

Gubernur Bali I Wayan Koster menyebut perbuatan Martin tidak sejalan dengan kultur masyarakat Bali.

Kakanwil Kemkumham Bali Jamaruli Manihuruk menyebutkan, Martin harus dideportasi karena terbukti melanggar keimigrasian dan akan diterbangkan dari Bali menuju Jakarta pada Minggu sore. Selanjutnya Martin bakal menuju Kanada selepas transit di Doha menggunakan Qatar Airlines.

Di tempat yang sama, Gubernur Wayan Koster mengatakan pihaknya bakal bersikap tegas terhadap wisatawan yang tidak menghormati norma-norma masyarakat Bali. Dia berharap seluruh wisatawan dapat menghormati ketentuan hukum dan adat istiadat Bali.

Seperti yang diberitakan, Cristopher melakukan sebuah promosi gelaran yoga, "Tantric Full Body Orgasm" pada Kamis, 6 Mei 2021. 

Ia mempromosikan kelas orgasme itu melalaui website eventbrite, dan itu akan digelar pada Sabtu, 8 Mei 2021, kemarin pukul 10.00 hingga 18.00 Wita mendatang. Acara itu, akan digelar di sebuah tempat di Jalan Penestanan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Sementara, untuk  tarif pendaftaran di website itu dipatok 20 euro atau setara sekitar Rp 340 ribu per orang. AFP Photo/Sony Tumbelaka

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif