Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Supriadi (kedua kiri) didampingi Direktur Kriminal Khusus Kombes Anton Setyawan (kedua kanan) dan pejabat lainnya memperlihatkan barang bukti minyak ilegal saat rilis kasus tindak pidana Migas di Polda Sumatera Selatan, Palembang, Jumat, 23 Oktober 2020.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Supriadi (kedua kiri) didampingi Direktur Kriminal Khusus Kombes Anton Setyawan (kedua kanan) dan pejabat lainnya memperlihatkan barang bukti minyak ilegal saat rilis kasus tindak pidana Migas di Polda Sumatera Selatan, Palembang, Jumat, 23 Oktober 2020.
Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumsel menangkap tujuh orang tersangka serta barang bukti minyak ilegal sebanyak 70 ton yang dikirim dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, menuju Provinsi Jambi, Riau dan Sumatera Barat dengan menggunakan truk.
Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumsel menangkap tujuh orang tersangka serta barang bukti minyak ilegal sebanyak 70 ton yang dikirim dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, menuju Provinsi Jambi, Riau dan Sumatera Barat dengan menggunakan truk.
Atas perbuatannya, para tersangka terancam dijerat dengan pasal 53 huruf b UU RI No.22 tahun 2001 tentang Minyak dan gas bumi dan atau pasal 480 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana maksimal paling 4 tahun penjara atau denda mencapai Rp40 miliar.
Atas perbuatannya, para tersangka terancam dijerat dengan pasal 53 huruf b UU RI No.22 tahun 2001 tentang Minyak dan gas bumi dan atau pasal 480 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana maksimal paling 4 tahun penjara atau denda mencapai Rp40 miliar.

Polda Sumsel Ringkus 7 Tersangka dan 70 Ton Minyak Ilegal

News minyak wisata sumatera selatan
23 Oktober 2020 15:39
Palembang: Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumsel menangkap tujuh tersangka serta barang bukti minyak ilegal sebanyak 70 ton, Jumat, 23 Oktober 2020. 

Para tersangka diringkus saat akan mengirimkan minyak bumi hasil sulingan tanpa izin usaha tersebut dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, menuju Provinsi Jambi, Riau, dan Sumatera Barat dengan menggunakan truk. 

Mereka diamankan di Jalur Lintas Palembang-Jambi tepatnya di Desa Sukajaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.

"Modus para tersangka yakni melakukan pengangkutan minyak ilegal dari sumur-sumur yang berada di seputaran Bayung Lencir," ujar Anton Setiawan didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriyadi.

Atas perbuatannya, para tersangka terancam dijerat dengan pasal 53 huruf b UU RI No.22 tahun 2001 tentang Minyak dan gas bumi dan atau pasal 480 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana maksimal paling 4 tahun penjara atau denda mencapai Rp40 miliar. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif