Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno menerima kunjungan Dewan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 7 Oktober 2022.
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno menerima kunjungan Dewan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 7 Oktober 2022.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara menyampaikan pesan kepada dewan direksi untuk berhati-hati dalam mengelola dana BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara menyampaikan pesan kepada dewan direksi untuk berhati-hati dalam mengelola dana BPJS Ketenagakerjaan.
"Bapak Presiden tadi titip dana yang besar ini dikelola dengan sangat baik dan hati-hati," ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo, dalam keterangannya usai pertemuan.
Anggoro menyatakan bahwa saat ini dana yang ada di BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp607 triliun, 89 persen di antaranya diinvestasikan ke goverment related investment, dengan 65 persen di antaranya ada di Surat Berharaga Negara (SBN).
Anggoro menyatakan bahwa saat ini dana yang ada di BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp607 triliun, 89 persen di antaranya diinvestasikan ke goverment related investment, dengan 65 persen di antaranya ada di Surat Berharaga Negara (SBN).
"Tentu saja untuk memastikan bahwa dana tersebut bisa aman dan saat dibutuhkan nantinya tetap ada dananya," ujarnya.

Ini Wanti-Wanti Jokowi ke Dewan Direksi BPJS Ketenagakerjaan

07 Oktober 2022 15:21
Jakarta: Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno menerima kunjungan Dewan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 7 Oktober 2022.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara menyampaikan pesan kepada dewan direksi untuk berhati-hati dalam mengelola dana BPJS Ketenagakerjaan.

"Bapak Presiden tadi titip dana yang besar ini dikelola dengan sangat baik dan hati-hati," ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo, dalam keterangannya usai pertemuan.

Anggoro menyatakan bahwa saat ini dana yang ada di BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp607 triliun, 89 persen di antaranya diinvestasikan ke goverment related investment, dengan 65 persen di antaranya ada di Surat Berharaga Negara (SBN).

"Tentu saja untuk memastikan bahwa dana tersebut bisa aman dan saat dibutuhkan nantinya tetap ada dananya," ujarnya. Foto: BPMI Setpres

(WWD)

News Presiden Joko Widodo BPJS Ketenagakerjaan ketenagakerjaan

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif