Kepolisian Resor Kota Besar Palembang berhasil membongkar kasus penyelundupan bibit lobster di wilayahnya.
Kepolisian Resor Kota Besar Palembang berhasil membongkar kasus penyelundupan bibit lobster di wilayahnya.
Dalam rilis ungkap kasus di Mapolresta Palembang, Jumat, 22 Oktober 2021, Polretabes Palembang telah menyita sebanyak 98.620 ekor bibit lobster dari dua orang pelaku yang akan menyelundupkan bibit lobster ini ke Jambi dan Pekanbaru.
Dalam rilis ungkap kasus di Mapolresta Palembang, Jumat, 22 Oktober 2021, Polretabes Palembang telah menyita sebanyak 98.620 ekor bibit lobster dari dua orang pelaku yang akan menyelundupkan bibit lobster ini ke Jambi dan Pekanbaru.
Kepala Polrestabes Palembang, Kombes Pol Tri Wahyudi mengatakan kasus penyelundupan ini menjadi yang terbesar dalam satu tahun terakhir.
Kepala Polrestabes Palembang, Kombes Pol Tri Wahyudi mengatakan kasus penyelundupan ini menjadi yang terbesar dalam satu tahun terakhir.

Polrestabes Palembang Ringkus 2 Pelaku Penyelundup Benih Lobster

News Penyelundupan Lobster
22 Oktober 2021 13:55
Palembang: Kepolisian Resor Kota Besar Palembang berhasil membongkar kasus penyelundupan bibit lobster di wilayahnya. Dalam rilis ungkap kasus di Mapolresta Palembang, Jumat, 22 Oktober 2021, Polretabes Palembang telah menyita sebanyak 98.620 ekor bibit lobster dari dua orang pelaku yang akan menyelundupkan bibit lobster ini ke Jambi dan Pekanbaru.

Kepala Polrestabes Palembang, Kombes Pol Tri Wahyudi mengatakan kasus penyelundupan ini menjadi yang terbesar dalam satu tahun terakhir.

Palembang pun disinyalir sudah menjadi perlintasan utama untuk menyalurkan bibit lobster melalui jalur darat. Diakuinya, kasus ini terungkap saat pihaknya mencurigai adanya sebuah mobil yang melintas di Jl Parameswara, Palembang pada Kamis, 21 Oktober 2021, sore.

Setelah diperiksa di dalam mobil tersebut terdapat sekitar 16 kotak yang berisikan bibit lobter sebanyak 98.620 ekor yang dikemas dalam kantong plastik. Dalam satu kotak ada sekitar 26 kantong plastik dan satu kantong plastik berisikan sekitar 200 bibit lobsters.

Ada dua jenis lobster yang dibawa yakni jenis mutiara dan pasir. Pihaknya pun menangkap dua orang yakni FZ (36) NF (36). Keduanya adalah supir travel yang rencananya akan membawa bibit lobster ini ke Kota Lubuklinggau.

Namun tersangka mengaku tidak tahu kalau membawa bibit lobster merupakan tindak pidana. Tersangka ini hanya diminta membawa barang tersebut dengan imbalan Rp1 juta.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ujar Tri, bibit lobster ini diperkirakan berasal dari sejumlah kawasan perairan di Jawa. Kemudian bibit lobster tersebut dibawa menggunakan mobil dengan sistem putus.

Dengan pengungkapan ini, Polrestabes Palembang sudah mengungkap tiga kali penyelundupan bibit lobster. Sebelumnya, penyelundupan serupa juga pernah terjadi dengan nilai Rp11 miliar dan Rp12 miliar.

Karena itu, pengawasan akan terus diperketat terutama di sejumlah pintu masuk agar penyelundupan serupa tidak terulang.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 26 Ayat 1 Undang-Undang RI No 45 tahun 2009 tentang perikanan dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun kurungan penjara dan denda hingga Rp1,5 miliar. MI/Dwi Apriani


(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif