TNI AL, Rabu, 25 Agustus 2021 telah menangkap sebuah kapal tanker dan awaknya yang dicari dengan tuduhan mencuri hampir 300.000 barel minyak mentah dari cadangan Pemerintah Kamboja.
TNI AL, Rabu, 25 Agustus 2021 telah menangkap sebuah kapal tanker dan awaknya yang dicari dengan tuduhan mencuri hampir 300.000 barel minyak mentah dari cadangan Pemerintah Kamboja.
MT Strovolos berbendera Bahama diamankan oleh KRI John Lie-358 pada 27 Juli di lepas pantai Anambas, Kepulauan Riau, beberapa hari setelah Phnom Penh mengeluarkan red notice pada Interpol untuk menyita kapal tersebut atas tuduhan mencuri minyak mentah kerajaan tersebut.
MT Strovolos berbendera Bahama diamankan oleh KRI John Lie-358 pada 27 Juli di lepas pantai Anambas, Kepulauan Riau, beberapa hari setelah Phnom Penh mengeluarkan red notice pada Interpol untuk menyita kapal tersebut atas tuduhan mencuri minyak mentah kerajaan tersebut.

TNI AL Tangkap Kapal Tanker Buronan Pemerintah Kamboja

News TNI AL Kapal Tanker kamboja Indonesia-Kamboja
25 Agustus 2021 16:27
Jakarta: TNI AL, Rabu, 25 Agustus 2021 telah menangkap sebuah kapal tanker dan awaknya yang dicari dengan tuduhan mencuri hampir 300.000 barel minyak mentah dari cadangan Pemerintah Kamboja.

MT Strovolos berbendera Bahama diamankan oleh KRI John Lie-358 pada 27 Juli di lepas pantai Anambas, Kepulauan Riau, beberapa hari setelah Phnom Penh mengeluarkan red notice pada Interpol untuk menyita kapal tersebut atas tuduhan mencuri minyak mentah kerajaan tersebut.

TNI AL mengatakan sedang menginterogasi 13 awak dari India, tiga orang Bangladesh, dan tiga orang dari Myanmar di pangkalan TNI AL di Batam.

"Kapal tanker sepanjang 183 meter (600 kaki), yang berlayar dari Thailand ke pulau Batam, telah mematikan sistem identifikasinya dan berlabuh secara ilegal di perairan kepulauan itu," kata TNI AL.

Kaptennya dari Bangladesh bisa menghadapi hukuman satu tahun penjara dan denda USD14.000 jika terbukti bersalah atas tuduhan pelanggaran maritim. 

“Angkatan Laut Indonesia tidak akan segan-segan untuk menindak segala bentuk kejahatan yang dilakukan di wilayah yurisdiksi Indonesia,” kata Panglima Komando Armada I Laksamana Muda Arsyad Abdullah dalam sebuah pernyataan. Dok.TNI AL

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif