Direktur Utama PT Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson (tengah) melakukan pengecoran saat peresmian penyambungan pembangunan 'longspan' atau jembatan bentang panjang lintasan 'Light Rail Transit (LRT)' di kawasan Dukuh Atas, Jakarta.
Direktur Utama PT Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson (tengah) melakukan pengecoran saat peresmian penyambungan pembangunan 'longspan' atau jembatan bentang panjang lintasan 'Light Rail Transit (LRT)' di kawasan Dukuh Atas, Jakarta.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk telah menyelesaikan pembangunan longspan terakhir sepanjang 218 meter yang menghubungkan lintasan LRT dari Cawang-Kuningan-Dukuh Atas.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk telah menyelesaikan pembangunan longspan terakhir sepanjang 218 meter yang menghubungkan lintasan LRT dari Cawang-Kuningan-Dukuh Atas.
Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan 'longspan' atau jembatan bentang panjang lintasan 'Light Rail Transit (LRT)' di kawasan Dukuh Atas, Jakarta.
Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan 'longspan' atau jembatan bentang panjang lintasan 'Light Rail Transit (LRT)' di kawasan Dukuh Atas, Jakarta.
Direktur Utama PT Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson (kedua kanan) berbincang dengan Direktur Operasi 2 PT Adhi Karya Pundjung Setya Brata (kanan), Direktur Prasarana Perkeretaapian Kemnhub Heru Wisnu Wibowo (tengah), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek tahap 1 Kemenhub Ferdian Suryo Adhi (kedua kiri) dan PPK Pengadaan Tanah pembangunan LRT Jabodebek tahap 1 Fadliansyah (kiri) saat peresmian penyambungan pembangunan 'longspan' atau jembatan bentang panjang lintasan 'Light Rail Transit (LRT)' di kawasan Dukuh Atas, Jakarta.
Direktur Utama PT Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson (kedua kanan) berbincang dengan Direktur Operasi 2 PT Adhi Karya Pundjung Setya Brata (kanan), Direktur Prasarana Perkeretaapian Kemnhub Heru Wisnu Wibowo (tengah), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek tahap 1 Kemenhub Ferdian Suryo Adhi (kedua kiri) dan PPK Pengadaan Tanah pembangunan LRT Jabodebek tahap 1 Fadliansyah (kiri) saat peresmian penyambungan pembangunan 'longspan' atau jembatan bentang panjang lintasan 'Light Rail Transit (LRT)' di kawasan Dukuh Atas, Jakarta.
Dalam seremoni penyambungan bentang panjang terakhir, emiten berkode saham ADHI tersebut juga menerima 3 rekor MURI dari Museum Rekor Indonesia.
Dalam seremoni penyambungan bentang panjang terakhir, emiten berkode saham ADHI tersebut juga menerima 3 rekor MURI dari Museum Rekor Indonesia.

Cetak Rekor, Longspan Terakhir LRT Jabodebek Resmi Tersambung

News rekor muri proyek lrt
11 November 2020 17:15
Jakarta: Longspan atau jembatan bentang panjang proyek LRT Jabodebek di kawasan Dukuh Atas akhirnya resmi tersambung. Hal ini ditandai dengan acara bertajuk Seremonial Penyambungan Jembatan Bentang Panjang Dukuh Atas dan Penyerahan Rekor MURI U-Shape Girder, Rabu, 11 November 2020.

Direktur Utama PT Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson bersyukur atas selesainya tahapan ini. Dia menjelaskan bahwa jembatan bentang panjang yang baru saja tersambung ini merupakan longspan terakhir di Dukuh Atas ini.

Dia juga menyampaikan paparan di hadapan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir secara virtual. Ia menjelaskan posisi proyek berdasarkan materi paparan yang ditampilkan di slide.

"Saat ini posisi kita ada di sebelah landmark yang warna merah ini yang kita sebut dengan longspan terakhir, ada dua warna merah yang panjangnya 128 dan 92. Inilah yang kita pasang terakhir untuk akhir dari jalur dukuh atas," tandasnya.

Dikatakan juga, penggunaan dari U-Shape di proyek LRT Jabodebek ini mendapat rekor MURI.

"Alhamdulillah kita juga secara pemanfaatan sleuruh panjangnya kita mendapatkan rekor muri karena memang terpanjang di dunia, kurang lebih 44 km," tandasnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi turut berbahagia atas tercapai tahapan ini. Dia pun menyampaikan rasa syukurnya dalam acara itu. ANTARA Foto/M Risyal Hidayat

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif