"Kami datang ke sini atas nama pribadi dan warga negara mengajukan judicial reviwe UU KPK yang baru, nomor 19/2019, dan kami didukung 29 pengacara," kata Ketua KPK Agus Rajardjo. Pada kesempatan tersebut terlihat pula mantan pimpinan KPK M Yasin yang juga menjadi penggugat.
Selain mereka berempat, ada sembilan nama lainnya yang terdaftar sebagai penggugat, yakni eks pimpinan KPK Erry Riyana Radjapamekas, Betty Alisjahbana, Hariadi Kartodihardjo, Maylung Oey, Suarhartini hadad, Abdul Fickar Hadjar, Abdilah Toha, Ismid Hadad, dan Omi KOmaria Madjid.
Selain mereka berempat, ada sembilan nama lainnya yang terdaftar sebagai penggugat, yakni eks pimpinan KPK Erry Riyana Radjapamekas, Betty Alisjahbana, Hariadi Kartodihardjo, Maylung Oey, Suarhartini hadad, Abdul Fickar Hadjar, Abdilah Toha, Ismid Hadad, dan Omi KOmaria Madjid.
Meski mengajukan judicial review, Agus tetap berharap Presiden Jokowi mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).
Meski mengajukan judicial review, Agus tetap berharap Presiden Jokowi mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu). "Ya enggak apa-apa (mengajukan judicial reviwe). Kalau misalnya Presiden sekarang keluarkan perppu juga enggak apa-apa," katanya.

Tiga Pimpinan KPK Ajukan Judicial Review ke MK

News Revisi UU KPK
21 November 2019 08:09
Jakarta: Tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Agus Rahardjo, Laode M Syarif, dan Saut Situmorang atas nama pribadi resmi mengajukan 'judicial review' terhadap Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Antara Foto/Ariella/Indrianto Eko Suwarso
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif