Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di depan Kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta, Selasa, 18 Mei 2021.
Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di depan Kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta, Selasa, 18 Mei 2021.
KSPI menggelar aksi untuk memprotes serangan militer Israel ke penduduk sipil Palestina serta tindakan kekerasan yang dilakukan Israel pada warga Muslim yang sedang beribadah di Masjid Al Aqsa pada bulan Ramadan.
KSPI menggelar aksi untuk memprotes serangan militer Israel ke penduduk sipil Palestina serta tindakan kekerasan yang dilakukan Israel pada warga Muslim yang sedang beribadah di Masjid Al Aqsa pada bulan Ramadan.
"Saya mengutuk keras dan mengecam tragedi kemanusiaan, bombardir serangan udara kepada bangsa Palestina. Anak-anak telah terbunuh dan dalam hukum perang, membunuh anak-anak maupun perempuan tak berdaya termasuk kejahatan perang," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam orasinya.
Said Iqbal menyerukan Presiden AS Joe Biden untuk menghentikan agresi militer ke Palestina melalui pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Said Iqbal menyerukan Presiden AS Joe Biden untuk menghentikan agresi militer ke Palestina melalui pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
"Kami akan menyerahkan surat kepada Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia dan diteruskan kepada Presiden Joe Biden agar menghentikan, meminta Perdana Menteri Israel menghentikan agresi militer ke Palestina," katanya.

Potret Buruh Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina di Kedubes AS

News Demo Buruh Palestina israel palestina Israel
18 Mei 2021 15:47
Jakarta: Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di depan Kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta, Selasa, 18 Mei 2021.

KSPI menggelar aksi untuk memprotes serangan militer Israel ke penduduk sipil Palestina serta tindakan kekerasan yang dilakukan Israel pada warga Muslim yang sedang beribadah di Masjid Al Aqsa pada bulan Ramadan. 

"Saya mengutuk keras dan mengecam tragedi kemanusiaan, bombardir serangan udara kepada bangsa Palestina. Anak-anak telah terbunuh dan dalam hukum perang, membunuh anak-anak maupun perempuan tak berdaya termasuk kejahatan perang," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam orasinya.

Said Iqbal menyerukan Presiden AS Joe Biden untuk menghentikan agresi militer ke Palestina melalui pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

"Kami akan menyerahkan surat kepada Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia dan diteruskan kepada Presiden Joe Biden agar menghentikan, meminta Perdana Menteri Israel menghentikan agresi militer ke Palestina," katanya.

Said menjelaskan bahwa surat tersebut akan diterjemahkan dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Prancis yang berisi penegasan agar Amerika Serikat tidak memveto pernyataan bersama Dewan Keamanan (DK) PBB yang menyerukan penghentian kekerasan antara Israel dan Palestina.

Selain itu, para buruh menegaskan adanya resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyatakan kemerdekaan untuk Bangsa Palestina dan dapat hidup berdampingan dengan status Yerusalem sebagai ibu kota dan Masjid Aqsa di dalamnya.

"Kami sampaikan kepada Presiden Joe Biden adalah penegasan kembali bahwa setiap negara berhak mendapatkan kemerdekaan. Oleh karena itu, penjajahan di atas muka bumi, termasuk penjajahan Palestina oleh Israel harus dihentikan," kata Said.

Ada pun aksi solidaritas buruh untuk Palestina digelar serantak di 200 kabupaten/kota dan 24 provinsi pada Selasa.

Aksi solidaritas buruh untuk Palestina juga digelar di kantor pemerintah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Lampung, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Aceh, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Maluku. AFP PHOTO/Bay Ismoyo

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif