Pengamat ekonomi Yustinus Prastowo (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Pengamat ekonomi Yustinus Prastowo (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah dalam Mendukung Pembayaran Digital

Ekonomi Ipsos Indonesia
Gervin Nathaniel Purba • 17 Januari 2020 14:14
Jakarta: Tren pembayaran menggunakan dompet elektronik (e-wallet) harus diiringi aturan yang jelas dari pemerintah agar pertumbuhannya tetap positif.
 
Pengamat ekonomi Yustinus Prastowo mengingatkan pemerintah mesti gesit. Pemerintah tidak hanya sekadar menjadi regulator, namun juga menjadi aktor yang bermain, serta akselerator yang mempercepat kebijakan menjadi lebih lincah dan dinamis agar tercipta ekosistem yang baik.
 
"Kalau dulu mereka (pemerintah) menjadi regulator yang sedikit-sedikit membuat aturan yang kadang malah menghambat, sekarang tidak bisa hanya sekadar menjadi regulator. Juga tidak cukup jika hanya menjadi fasilitator yang memberikan kemudahan," ujar Yustinus, di Jakarta, belum lama ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kolaborasi antarpemerintah dinilai menjadi hal krusial dalam menciptakan ekositem yang baik. Penting bagi Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk bersinergi, sehingga tiga pilar tersebut dapat bergerak dan berinteraksi dengan baik.
 
"Perlu berkolaborasi dan bersinergi untuk mengembangkan infrastruktur dan menyempurnakan regulasi agar mendorong industri ini dan mencegah terjadinya masalah pada kemudian hari," ujarnya.
 
Selain kolaborasi antar pemerintah, Yustinus melihat saat ini perbankan dan fintech juga bisa berkolaborasi.
 
"Jadi, apa yang dulu terdisrupsi melakukan creative disruption dan kemudian menjadi sinergi. Oleh sebab itu, pemerintah juga harus menjadi lincah," katanya.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif