Mengutip Reuters, Rabu 14 Desember, Komisaris Asuransi California Dave Jones membenarkan bahwa pihaknya akan mengadakan penyelidikan. Penyelidikan ini penting dilakukan untuk mengetahui apakah Wells Fargo melakukan hal tersebut atau tidak. Sejauh ini, Wells Fargo terus mendapatkan sejumlah masalah yang perlu diselesaikan secepat mungkin.
Sebelumnya, Prudential Financial (PRU.N) sedang menyelidiki apakah karyawan Wells Fargo mendaftarkan nasabah ke produk asuransi jiwa tanpa sepengetahuan mereka atau tidak. Penyelidikan ini sejalan dengan terungkapnya skandal keuangan yang dilakukan Wells Fargo atas pembukaan rekening tanpa sepengetahuan nasabah.
Baca: Penasihat Umum Wells Fargo Tunda Keputusan Pensiun
Praktik penjualan di Wells Fargo telah berada di bawah sorotan sejak regulator AS memerintahkan kepada bank yang berbasis di San Francisco itu untuk membayar denda sebesar USD190 juta dan ganti rugi. Bukan tidak mungkin, skandal keuangan yang membuka rekening tanpa sepngetahuan nasabah memberikan kerugian dan merusak kepercayaan.
Baca: Wells Fargo Perkirakan Keuntungan Tertekan Akibat Kenaikan Suku Bunga
Prudential memiliki kemitraan dengan Wells Fargo untuk menjual polis asuransi jiwa, yang dikenal sebagai MyTerm, untuk pelanggan ritel bank. Karena bankir tidak berlisensi untuk menjual asuransi maka karyawan Wells Fargo bertugas mengarahkan nasabah ke pelayanan di cabang atau online terkait untuk membeli asuransi, tanpa masuk lebih spesifik mengenai produk.
Baca; Prudential Lakukan Penyelidikan Usai Skandal Wells Fargo
Menurut salah satu gugatan yang diajukan ke pengadilan di negara bagian New Jersey pada minggu ini oleh tiga mantan manajer di divisi investigasi perusahaan Prudential, karyawan Wells Fargo diduga telah mendaftarkan nasabah mereka ke kebijakan Prudential tanpa sepengetahuan atau izin dari nasabah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News