medcom.id, London: Pergerakan saham di zona euro pada awal 2017 dibuka menguat ke level tertinggi dalam lebih dari satu tahun pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Hal itu terjadi setelah data menunjukkan produsen di blok tersebut menggenjot aktivitas mata uang pada laju tercepat dalam lebih dari lima tahun.
Saham blue chip zona euro di Euro STOXX 50 indeks naik setengah persen ke level tertinggi sejak Desember 2015 setelah indeks pembelian manajer (PMI) untuk pabrik-pabrik di blok tersebut datang pada 54,9 -jauh di atas 50 dan merupakan tanda yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi .
"Pada hari-hari terakhir 2016 kami melihat USD mundur sedikit, dan mungkin ada beberapa rasa koreksi dari Eropa pagi ini. Saya tidak melihat driver yang mendasar untuk bergerak," kata Ahli Strategi Mata Uang Commerzbank Esther Reichelt, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (3/1/2017).
Baca: Skotlandia Putuskan untuk Tetap di Uni Eropa
Euro, meski tidak mengambil kenyamanan dari angka-angka mengalami kegelinciran sebanyak 0,4 persen dan kembali di bawah USD1,05 setelah mengalami kenaikan sampai setinggi USD1,07 dalam sebuah perdagangan yang rendah di Asia.
Baca: Pasar Eropa Berharap Monte Paschi Diselamatkan
Para analis mengatakan penurunan itu terutama disebabkan kembalinya greenback mengalami uptrend atau melonjak ke tertinggi dalam 14 tahun usai Federal Reserve atau the Fed berencana untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan tiga kali pada 2017 ini.
Baca: Uni Eropa dan Jepang Terus Bahas Kesepakatan Perdagangan Bebas
Indeks saham top Italia mencapai tingkat tertinggi sejak Januari tahun lalu, mengalahkan indeks saham utama Eropa lainnya, dengan reli di bank dan laporan manufaktur yang kuat mampu meningkatkan sentimen.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan