Mengutip Reuters, Rabu 14 Desember, sebuah jadwal yang disepakati pemerintah oleh sebuah panel ekonom di sektor swasta mengatakan perbaikan dalam perhitungan statistik pengeluaran rumah tangga dan belanja modal yang digunakan dalam Produk Domestik Bruto (PDB) harus dimulai dari 2017.
Pemeriksaan lebih mendalam dan akurat dapat mengurangi ayunan besar seiring sering terlihatnya revisi antara data PDB awal dan PDB tahun berjalan, yang berasal dari data belanja modal yang tidak lengkap. Hal ini juga bisa memberikan gambaran awal dari tren belanja modal.
Baca: Pesanan Mesin Jepang Meningkat di Oktober
Rencananya pemerintah akan melakukan panggilan untuk mempertimbangkan adanya perampingan survei oleh Departemen Keuangan sehingga dapat disusun lebih cepat data yang terkumpul dan nantinya bisa digunakan dalam data PDB di awal waktu. Kondisi ini juga berkaitan dengan pencapaian beberapa indikator ekonomi.
Baca: Harga Grosir Jepang Turun 2,2% di November
Hal ini juga berkaitan dengan sebuah studi tentang bagaimana menyesuaikan harga sewa perumahan di indeks harga konsumen (CPI) dan apakah harga ritel harus dimasukkan dalam ukuran patokan Jepang sebagai harga konsumen. Tentu perlu ada pembahasan yang mendalam untuk memutuskannya.
Sebelumnya, hasil produksi dari industri di Jepang diperkirakan akan menunjukkan sedikit perubahan atau stabil pada Oktober. Hal itu menunjukkan bahwa permintaan domestik mulai ada kebosanan dan dari faktor eksternal menunjukkan stabilitas produksi mengalami hambatan dalam pemulihannya.
Baca: Otoritas Jepang Tingkatkan Pengawasan terhadap Penyaluran Kredit Bank
Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan Reuters, kepada sejumlah ekonom, menyatakan bahwa produksi industri terlihat cenderung tergelincir sebanyak 0,1 persen pada Oktober dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal itu diperkirakan terjadi usai naik 0,6 persen pada September dan tumbuh 1,3 persen pada Agustus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News