Ilustrasi SPBU Pertamina. Foto: dok MI/Panca Syurkani
Ilustrasi SPBU Pertamina. Foto: dok MI/Panca Syurkani

Penyesuaian Harga Pertamax Dinilai Wujudkan Asas Keadilan

Antara • 25 Maret 2022 10:12
Jakarta: Penyesuaian harga pertamax dinilai akan mewujudkan asas keadilan. Pasalnya, selama ini Pertamina menjual harga pertamax di bawah harga keekonomian. Artinya, Pertamina seolah-olah memberikan subsidi bagi pengguna pertamax. 
 
"Pertamax adalah BBM nonsubsidi yang diperuntukkan bagi kalangan mampu. Banyak mobil mewah memakai pertamax. Volume penjualannya juga hanya 14 persen dari total penjualan BBM Pertamina. Makanya, jika Pertamina menyesuaikan harga pertamax, justru akan mewujudkan asas keadilan itu sendiri," kata Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza, Jumat, 25 Maret 2022.
 
Faisol mengingatkan harga jual pertamax yang di bawah harga keekonomian membuat beban keuangan BUMN tersebut menjadi berat. Terlebih di tengah harga minyak dunia yang terus melambung. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari data Kementerian ESDM, lanjut dia, untuk setiap liter pertamax Pertamina harus ‘menyubsidi’ sekitar Rp5 ribu. “Padahal, yang namanya subsidi, seharusnya diberikan kepada kalangan menengah ke bawah, yaitu pengguna Pertalite. Bukan pertamax,” kata dia. 
 
Makanya, imbuh Faisol, untuk mengurangi beban, bisa saja Pertamina menaikkan harga pertamax. Apalagi sebagai BBM nonsubsidi, penyesuaian pertamax memang mengikuti pergerakan pasar dan menjadi kewenangan korporasi. 
 
"Dan dalam kondisi saat ini, kami dari Komisi VI DPR memahami jika Pertamina menyesuaikan harga pertamax. Yang penting dilakukan terbuka dan sesuai aturan. Komisi VI akan terus mengawasi," kata Faisol.  
 
Penyesuaian harga pertamax, menurut Faisol, sebuah keniscayaan. Pasalnya, kinerja keuangan Pertamina, memang harus stabil. 
 
Baca: Pertamax Bukan BBM Subsidi, Tak Perlu Intervensi?
 
Sebagai BUMN, terdapat banyak penugasan yang dijalankan Pertamina. Dan semuanya harus tetap berjalan baik. Pertamina, imbuhnya, juga merupakan salah satu pendorong roda perekonomian nasional. 
 
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui harga jual pertamax di pasaran saat ini terlalu murah. Bahkan jauh di bawah harga keekonomian. 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif