Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Peran Ekonomi Syariah

Ekonomi Analisis Ekonomi ekonomi syariah
Angga Bratadharma • 22 Agustus 2020 12:25

Dari sisi industri finansial, sistem perbankan syariah mampu bertahan selama krisis karena mengadopsi dan melaksanakan nilai-nilai yang adil dan transparan. Di sisi lain, pemerintah menerbitkan instrumen berbasis syariah yakni sukuk yang banyak diminati investor dalam dan luar negeri.
 
Diversifikasi instrumen pembiayaan tersebut misalnya dalam membangun universitas Islam di Tanah Air dengan bersumber dari sukuk. Adapun pemerintah mendukung sistem perbankan melalui UU Nomor 2 Tahun 2020 untuk memastikan stabilitas sistem keuangan Indonesia terjaga dan menciptakan stabilitas, mendukung kebijakan fiskal, dan moneter.
 
"Pemerintah juga mendukung diversifikasi zakat, wakaf, infaq, fai, dan jizyah sebagai pembiayaan alternatif yang berbasis solidaritas sosial juga sekaligus menjadi instrumen yang efektif dalam menangani dampak pandemi terutama yang memengaruhi ekonomi," tuturnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika ditelisik lebih dalam, terdapat empat fokus yang menjadi perhatian pemerintah dalam mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Keempat hal tersebut adalah pengembangan dan perluasan industri produk halal, pengembangan dan perluasan keuangan syariah, pengembangan dan perluasan dana sosial syariah, serta pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah.
 
Peran Ekonomi Syariah
 
Untuk memaksimalkan pertumbuhan dan pengembangannya, pemerintah melakukan penguatan kelembagaan dengan membentuk Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Komite tersebut dibentuk Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2020 tentang KNEKS.
 
Adapun aturan itu memperluas cakupan pengembangan, dari yang sebelumnya hanya mencakup keuangan syariah menjadi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Dalam struktur KNEKS, Presiden Jokowi bertindak sebagai ketua yang menunjuk Wapres Ma'ruf sebagai wakil ketua sekaligus ketua harian.
 
Sekretarisnya Menteri Keuangan, sedangkan salah satu anggotanya adalah Menteri Perindustrian (Menperin). "Akan tetapi penguatan kelembagaan hanya merupakan satu aspek dari upaya besar mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Kita masih harus bekerja lebih keras lagi agar potensi ekonomi dan keuangan syariah dapat berkembang lebih pesat," ucapnya.
 
Referensi Dunia
 
Lebih lanjut, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbanyak dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk bisa menjadi 'imam' dalam pemanfaatan ekonomi dan keuangan syariah dunia. Indikator penting ini tentu jangan sampai tidak dipergunakan. Apalagi, dunia berpandangan ekonomi syariah memiliki peluang besar untuk tumbuh tinggi.
 
"Karenanya, melalui Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-7 Tahun 2020 diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong ekonomi dan keuangan syariah agar menjadi arus utama kebijakan nasional dan internasional, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai referensi dunia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah," pungkas Wapres.
 
(ABD)
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif