Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Peran Ekonomi Syariah

Ekonomi Analisis Ekonomi ekonomi syariah
Angga Bratadharma • 22 Agustus 2020 12:25

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi meminta pelaku usaha syariah dan UMKM harus bisa beradaptasi di era kenormalan baru (new normal). Setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan pelaku usaha syariah dan UMKM dalam mengadaptasi era new normal tersebut.
 
Pertama, menyesuaikan (adjustment) dalam menjalankan usaha sesuai dengan protokol kesehatan. Kedua sigap (agile) dalam menangkap peluang di era digital dengan memahami transformasi gaya hidup dan pola pikir konsumen. Ketiga, mengakselerasi (accelerate) kapasitas usaha dengan melakukan beragam inovasi.
 
Sedangkan Wakil Presiden Ma'ruf Amin berpandangan para pelaku ekonomi dan keuangan syariah harus memanfaatkan teknologi digital di tengah pandemi covid-19 lantaran kehadiran wabah tersebut membuat masyarakat lebih banyak menggunakan layanan digital untuk bisa saling berinteraksi dan bertransaksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari sisi aktivitas ekonomi, misalnya, saat ini hampir seluruh kegiatannya dilakukan secara daring (online) dan memanfaatkan teknologi internet. Bahkan penggunaan teknologi internet sudah merasuk pada kebiasaan masyarakat dalam berbelanja kebutuhan pokok secara daring.
 
Tidak dipungkiri pengembangan ekonomi dan keuangan syariah harus disertai dengan pengembangan teknologi digital untuk mendukung seluruh aktivitas ekonomi dan keuangan syariah. Dari sisi produk, misalnya, pemberlakuan tatanan baru dengan aspek kesehatan dan higienitas menjadi hal yang mutlak dipenuhi para pelaku ekonomi dan keuangan syariah.
 
Hal ini memberikan peluang yang sangat besar bagi industri produk halal. Ma'ruf menegaskan bahwa produk halal harus menjadi pilihan rasional bagi seluruh kalangan. Bukan hanya sekadar karena kehalalannya semata.
 
"Produk halal harus berkualitas, enak rasanya, sehat, bergizi, higienis, dan tayib (baik), makanan halal merupakan good food. Dengan demikian produk halal akan menjadi pilihan konsumen selama dan pascapandemi," urai dia.
 
Berperan Memulihkan Ekonomi Nasional
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui peran ekonomi syariah terhadap perekonomian Indonesia termasuk berperan dalam upaya pemulihan ekonomi nasional imbas pandemi covid-19. Hal itu dilihat Menkeu dikarenakan ekonomi syariah mengandung nilai-nilai solidaritas sosial, adil, kolaborasi, serta setara untuk semua.
 
"Itu semua yang pokok, bahkan lebih penting dan menjadi lebih relevan ketika menghadapi covid-19 karena pandemi ini tidak hanya ditangani satu pihak, pemerintah saja," kata Ani sapaannya.
 
Ani menjelaskan instrumen seperti zakat, infaq, dan wakaf memiliki peran penting terutama ketika pandemi. Instrumen tersebut memperkuat solidaritas sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, ia berharap ekonomi syariah dapat mengambil peran dalam momentum pandemi dengan membidik pembuatan vaksin yang halal.

 
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif