Suporter Meninggal Dunia

Liga Dihentikan Sementara, PSIS Semarang Merasa Rugi

Budi Arista Romadhoni 25 September 2018 18:04 WIB
liga 1 indonesiaAnarkisme Suporter
Liga Dihentikan Sementara, PSIS Semarang Merasa Rugi
Suasana latihan PSIS Semarang (Foto: Dok Medcom.id)
Semarang: Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga menghentikan Liga 1 dan Liga 2 Indonesia selama dua pekan, menyusul terjadinya kerusuhan suporter yang menewaskan Pendukung Persija Jakarta, Haringga Sirilia. 

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan, keputusan pemerintah mengehentikan liga sangat memberatkan klub. Pasalnya pengeluaran untuk gaji dan kehidupan para pemain dan ofisial terus berjalan. 

"liga diundur dua minggu sangat memberatkan klub, karena sebulan biaya yang dikeluarkan klub rata-rata Rp1 Miliar. Itu kerugian sangat besar bagi klub-klub," katanya saat dihubungi di Semarang, Selasa 25 September 2018. 


Lebih lanjut Yoyok berharap, PSSI dapat segera memberikan sanksi yang tegas dan memberikan efek jera kepada para suporter yang ada di Indonesia. 

"Jangan lagi ada korban jiwa, harus dihukum berat klub dan suporternya untuk efek jera," tegasnya. 

Ia mengungkapkan, keuputusan pemerintah sebenarnya sangat merugikan bagi PSIS Semarang. Pasalnya anak-anak Laskar Mahesa Jenar sedang On Fire untuk meraih poin di Liga 1 Indonesia. 

"Tapi sebenarnya jengkel diundur, karena PSIS ini lagi bagus-bagusnya," jelasnya. 

Dengan adanya kebijakan tersebut, maka ia menyatakan tidak meliburkan para pemain, dan akan terus menjalani latihan untuk mempersiapkan laga yang tertunda. 

"Pemain tidak libur, pemain tetap latihan dan akan kita carikan lawan uji coba," bebernya. 

Jersey Perdamaian Suporter Persib-Persija




(FIR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id