Kompetisi Liga Indonesia Dihentikan

Penghentian Sementara Liga Indonesia Bakal Merugikan Klub

Ahmad Mustaqim 25 September 2018 23:21 WIB
liga 1 indonesiaAnarkisme Suporter
Penghentian Sementara Liga Indonesia Bakal Merugikan Klub
Logo Liga 2 Indonesia (Foto: Ist)
Sleman: Keputusan meliburkan sementara Liga Indonesia selama dua pekan dinilai merugikan tim. Selain kompetisi hampir selesai, rencana program latihan juga terganggu. 

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, mengatakan peristiwa meninggalnya suporter memang menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Bahkan, menghentikan sementara kompetisi juga pembelajaran untuk suporter dan tim. 

"Tapi kalau (kompetisi) dihentikan sampai kena banned, itu menjadi tidak baik," kata Seto di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, Selasa, 25 September 2018. 


Seto menjelaskan, penghentian sementara kompetisi bisa mempengaruhi sejumlah aspek di setiap tim. Ia mencontohkan, rencana latihan yang sudah disusun klub akan terganggu. Meskipun, ia mengakui hal itu juga menimbulkan keuntungan bagi timnya. 

"Kentungannya bisa memperbaiki pemain yang semula cedera menjadi sembuh. Kerugiannya, susunan pelatihan jadi mengalami perubahan," ungkapnya. 

Pelatih Kalteng Putra, Kas Hartadi, menyayangkan penghentian sementara Liga Indonesia. Ia mengatakan, Liga 2 hanya menyisakan sekitar 1,5 bulan untuk selesai. 

"Sayang saja. Paling tidak (penghentian) setelah kompetisi selesai," kata dia. 

Kas Hartadi mengaku berat menerima keputusan itu. "Seharusnya dilanjutkan, tinggal 1,5 bulan saja," ujarnya. 

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga menghentikan sementara Liga Indonesia. Keputusan ini diambil buntut peristiwa kekerasan dalam Liga 1 di luar Stadion Gelora Bandung Lautan Api saat Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Seorang suporter bernama Haringga Sirilla meninggal setelah dikeroyok. 

Edy Rahmayadi: Bila Perlu Kita Bubarkan Liga Indonesia




(FIR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id