\ Bhayangkara FC tidak Terima Pemotongan Dana Subsidi
Skuat Bhayangkara FC merayakan gelar juara di Siem Reap Super Asia Cup 2020 di Stadion Siem Reap United, Siem Reap, Kamboja, Minggu (26/1/2020). (Tim Media Bhayangkara FC)
Skuat Bhayangkara FC merayakan gelar juara di Siem Reap Super Asia Cup 2020 di Stadion Siem Reap United, Siem Reap, Kamboja, Minggu (26/1/2020). (Tim Media Bhayangkara FC)

Bhayangkara FC tidak Terima Pemotongan Dana Subsidi

Bola liga 1 indonesia Bhayangkara FC
Antara • 07 Mei 2020 23:06
Jakarta: Bhayangkara FC menolak rencana pemotongan dana subsidi oleh PT Liga Indonesia Baru (PT. LIB) selaku operator Liga 1 Indonesia 2020. Salah satu alasannya dikarenakan tersendatnya anggaran dari sponsor.
 
"Saat ini, kami sudah habis-habisan untuk tim. Sebenarnya semua klub pasti menggunakan subsidi yang diberikan PT LIB untuk membantu kebutuhan tim," kata Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji, Kamis (7/5/2020).
 
Awalnya PT. LIB mengajukan surat kepada PSSI untuk melakukan pemotongan bagi klub-klub Liga 1 dan Liga 2. Untuk Liga 1, dana subsidi yang awalnya dikucurkan Rp520 juta akan dipangkas menjadi Rp350 juta.
  Sementara untuk Liga 2, dari semula Rp250 juta menjadi Rp100 juta. Persipura dan Persiraja Banda Aceh mendapatkan dana lebih besar Rp570 juta, namun operator akan memukul rata pencairan tahap kedua.
 
Sumardji mengatakan, pemotongan akan berdampak besar bagi klub. Terlebih lagi, mereka tetap membayar gaji pemain yang dipotong hingga 75 persen akibat ditangguhkannya kompetisi.
 
"Kami masih memiliki kewajiban untuk bisa membayar gaji pemain dan itu harus kami bayarkan. Kalau memang dipotong (dana subsidi), pasti sangat dirugikan," kata dia.
 
Penolakan pemotongan dana subsidi mendapat dukungan dari PSSI. Federasi bahkan sudah meminta PT. LIB membayarkan dana subsidi secara penuh dan segera melakukan pencairan.
 
Hal tersebut dinyatakan PSSI dalam surat bernomor 1098/UDN/135/V-2020 bertanggal 5 Mei 2020. Dokumen itu merupakan tanggapan atas surat LIB soal kelanjutan kompetisi dan subsidi klub pada 4 Mei 2020.
 
"Sebagai operator Liga 1 dan Liga 2, sudah menjadi kewajiban dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk melakukan pembayaran subsidi kepada klub-klub Liga 1 maupun Liga 2 dengan jumlah yang telah disepakati sebelumnya," tulis sebuah pernyataan dari sekretaris jenderal PSSI Yunus Nusi dalam surat tersebut.
 


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KAH)
LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif