medcom.id, London: Arsenal tertinggal 0-1 di babak pertama kontra AS Monaco di babak 16-besar Liga Champions 2014-15, Kamis 26 Februari. Skor ini terbilang mengejutkan karena Arsenal menguasai pertandingan dan lebih sering menciptakan peluang ketimbang Monaco. Sebaliknya, Monaco justru sukses mencetak gol dari sepakan pertama yang tepat sasaran. Gol Monaco dibuat oleh Geoffrey Kondogbia pada menit ke-38.
Gol tersebut terasa spesial bagi Kondogbia. Pasalnya, sudah 10 tahun tak ada pemain asal Prancis yang bisa mencetak gol untuk Monaco di ajang Liga Champions. Sebelum Kondogbia, hal serupa pernah dibuat gael Givel pada 8 Desember 2004.
Kondogbia dan Monaco sedang bahagia. Sebaliknya, pelatih Arsenal, Arsene Wenger justru terlihat pusing di pinggir lapangan. Mungkin performa pemain belakang The Gunners yang membuat The Professor seperti itu. Bukan apa-apa. Statistik pertahanan The Gunners tiap kali bertanding di babak knock-out Liga Champions sangat buruk.
Menurut OptaJoe, Arsenal hanya menorehkan dua clean sheet dari delapan laga kandang di babak knock-out Liga Champions terakhir. Catatan itu pantang terjadi di kompetisi macam Liga Champions. Mengingat gol tandang sangat berarti dalam hitung-hitungan agregat pertandingan. (OptaJoe/InfoStrada)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(HIL)
