Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Indonesia Tawarkan Amerika Serikat Bangun Pangkalan di Natuna? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 17 November 2020 06:28
Beredar sebuah artikel berita yang berjudul "Indonesia Tawarkan Pangkalan di Kepulauan Nayuna kepada AS". Artikel berita ini beredar di media sosial facebook.
 
Akun facebook atas nama Imajinasi Feri membagikan tautan link berita ini pada 31 Oktober 2020. Dalam unggahannya ia memberikan narasi.

"Laris manis tar juga ada nama jalan apa nama nisan"


Artikel ini diunggah oleh situs portalislam.co pada 30 Oktober 2020.
 
[Cek Fakta] Indonesia Tawarkan Amerika Serikat Bangun Pangkalan di Natuna? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim Pemerintah Indonesia menawarkan Amerika Serikat membangun pangkalan di Kepulauan Natuna adalah salah. Faktanya, Pemerintah Indonesia mengundang AS untuk ikut berinvestasi di pulau-pulau terluar di Indonesia salah satunya Natuna dalam kerangka kerjasama ekonomi. Dari penelusuran kami dalam situs portalislam.co tersebut, ada ketidaksesuaian antara judul dengan substansi berita. Tidak ada narasi yang menyebutkan Pemerintah Indonesia menawarkan AS membangun pangkalan di Natuna.
 
Dilansir dari Medcom.id, kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo ke Jakarta, ditujukan untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan AS. Menlu Retno Marsudi pun mengajak AS investasi di pulau terluat Indonesia.
 
Melalui konferensi pers kedua menlu yang dilakukan secara virtual, mereka sepakat untuk meningkatkan kemitraan strategis dengan memperkuat nilai dan kepentingan bersama sambil menghormati perbedaan.
 
Dalam sisi ekonomi, Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi. Khususnya untuk memperkuat rantai pasokan global (GSP) dan mempercepat pemulihan ekonomi.
 
“Berkaitan dengan hal tersebut, saya kembali menggarisbawahi pentingnya fasilitas GSP, yang tidak hanya membawa manfaat bagi Indonesia tetapi juga bagi bisnis AS,” ujar Menlu Retno Marsudi dalam keterangan secara virtual, Kamis 29 Oktober 2020.
 
“Saya mendorong bisnis AS untuk lebih banyak berinvestasi di Indonesia. Termasuk untuk proyek-proyek di pulau-pulau terluar Indonesia, seperti Pulau Natuna,” ujar Menlu Retno.
 
[Cek Fakta] Indonesia Tawarkan Amerika Serikat Bangun Pangkalan di Natuna? Ini Faktanya
 
Dilansir CNNIndonesia.com, AS memang merupakan salah satu investor utama Indonesia. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi AS ke Indonesia sebesar US$279 juta pada kuartal III 2020 untuk 417 proyek. Dengan jumlah tersebut, AS menempati posisi ke-7 negara dengan investasi terbesar.
 
Selain mengundang investasi AS ke Natuna, Retno juga menyinggung pemberian perpanjangan fasilitas pengurangan insentif tarif preferensial umum atau Generalized System of Preferences (GSP) dari AS. Ia mengatakan pemberian fasilitas tersebut dapat memperkuat rantai pasokan global dan mempercepat pemulihan ekonomi.
 
"Berkaitan dengan hal tersebut, saya kembali menggarisbawahi pentingnya fasilitas GSP, yang tidak hanya membawa keuntungan bagi Indonesia tapi juga bagi bisnis AS," ucapnya.
 
GSP adalah sebagai fasilitas bea masuk impor terhadap produk ekspor negara penerima yang diberikan oleh negara maju demi membantu ekonomi negara berkembang. Selama ini, Indonesia mendapatkan keringanan tersebut dari AS. Namun, awal tahun lalu AS sudah mencoret RI dari daftar negara berkembang.
 

[Cek Fakta] Indonesia Tawarkan Amerika Serikat Bangun Pangkalan di Natuna? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim Pemerintah Indonesia menawarkan Amerika Serikat membangun pangkalan di Kepulauan Natuna adalah salah. Faktanya, Pemerintah Indonesia hanya mengundang AS untuk ikut berinvestasi di pulau-pulau terluar di Indonesia salah satunya Natuna.
 
Informasi ini jenis hoaks False connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
[Cek Fakta] Indonesia Tawarkan Amerika Serikat Bangun Pangkalan di Natuna? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20201029121640-92-563917/ri-undang-as-investasi-di-natuna
2.https://www.medcom.id/internasional/asean/gNQ5Y6oN-indonesia-undang-as-investasi-di-pulau-natuna
3.https://archive.vn/7Nb2l
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif