Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial

Dapat Gelar Kehormatan, Anies Diberi Nama Tionghoa 'Liem Ay Bon'? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 21 November 2019 11:08
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan mendapat gelar kehormatan dari masyarakat tionghoa. Disebutkan, Anies juga diberi nama tionghoa, yakni 'Liem Ai Bon'.
 
Informasi itu menyebar di berbagai platform media sosial, terutama Facebook. Pemilik akun Joe Paijoe membagikan informasi itu dengan mengunggah foto Anies sedang mengangkat semacam kain merah. Kain merah itu bertuliskan aksara mandarin.
 
Akun itu juga menambahkan narasi sebagai berikut:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Haiiiyaaa...Selamat kpd Wan Abud atas gelar Kehormatannya & punya nama Tiong Hoa: "LIEM AY BON"
Panggilannya Engkong Ay Bon
#LemAiBon.
Sejak diunggah pada Rabu, 20 November 2019, unggahan itu sudah mendapatkan 376 reaksi, 83 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 154 kali.
 

Dapat Gelar Kehormatan, Anies Diberi Nama Tionghoa 'Liem Ay Bon'? Ini Faktanya
 

 
Penelusuran:
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Medcom.id, foto Anies mengangkat kain merah bertuliskan aksara mandarin diambil saat acara Festival Pecinan Cap Go Meh di Grogol, Jakarta Barat, Sabtu 3 Maret 2018.
 
Foto identik ditemukan pada beberapa situs berita, seperti tayang di Inews.id melalui artikel berjudul "Anies-Sandi Pakai Baju Cheongsam Warna Emas di Festival Cap Go Meh". Foto serupa juga ditemukan di IDN Times lewat artikel berjudul "Festival Pecinan Cap Go Meh".
 

Dapat Gelar Kehormatan, Anies Diberi Nama Tionghoa 'Liem Ay Bon'? Ini Faktanya
 

Pada versi foto utuh, tak hanya Anies, mantan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno juga hadir dalam acara tersebut. Terlihat, Sandi juga memegang kain merah bertuliskan aksara mandarin.
 
Aksara mandarin yang dipegang Anies berbunyi "Feng Tiao Yu Shun". Kalimat itu berisi pribahasa yang berarti "Angin dan Hujan Cocok untuk Pertumbuhan Tanaman", ini bisa merujuk pada makna perdamaian dunia.
 
Sementara itu, aksara mandarin yang dipegang Sandi berbunyi "Guo Tai Min An". Kalimat ini bermakna "Negara Damai, Rakyat Bahagia".
 

Kesimpulan:
Foto Anies memegang kain bertuliskan aksara mandarin adalah benar. Namun, klaim yang menyertai foto tersebut bahwa Anies mendapat gelar kehormatan dan diberi nama tionghoa 'Liem Ai Bon' adalah hoaks.
 
Kabar bohong tersebut masuk dalam kategori satire atau parodi. Konten hoaks jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, namun bisa mengecoh.
 
Satire merupakan konten yang dibuat untuk menyindir pada pihak tertentu. Kemasan konten berunsur parodi, ironi, bahkan sarkasme. Secara keumuman, satire dibuat sebagai bentuk kritik terhadap personal maupun kelompok dalam menanggapi isu yang tengah terjadi.
 
Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Akan tetapi, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.
 

 
Referensi:
https://www.inews.id/news/megapolitan/anies-sandi-pakai-baju-cheongsam-warna-emas-di-festival-cap-go-meh
https://www.idntimes.com/news/indonesia/helmi/yang-dijanjikan-anies-di-festival-pecinan-cap-go-meh-1/full
 

Sumber:
https://web.facebook.com/stefanus.robbie.3/posts/438531393390125?__tn__=K-R
 


 

(WAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif