PAS Band (Foto: Instagram/pasband.id)
PAS Band (Foto: Instagram/pasband.id)

Trisno Bassist PAS Band Meninggal Dunia

Elang Riki Yanuar • 01 Agustus 2026 16:52
Ringkasnya gini..
  • Trisno PAS Band meninggal dunia di usia 55 tahun usai berjuang melawan komplikasi penyakit. Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia.
  • Bassist PAS Band Trisno wafat setelah sempat dirawat kritis di ICU. Musisi dan penggemar menyampaikan doa serta belasungkawa.
  • Trisno dikenang sebagai bassist PAS Band yang turut membawa band legendaris itu menjadi pionir musik indie Indonesia pada era 1990-an.
Jakarta: Kabar duka kembali datang dari skena musik Indonesia. Bassist PAS Band Bambang Sutrisno meninggal dunia di usia 55 tahun pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
 
Informasi ini mencuat dari cuitan Roberto Pieter, eks gitaris band Cokelat, pada platform Threads. Ia hanya menulis, “RIP Trisno PAS BAND,” sebagai ucapan belasungkawa singkat.
 
Ia mengonfirmasi kabar duka ini dari manajer band Jamrud lewat sebuah pesan dalam grup WhatsApp Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO).

Di saat yang sama, akun Instagram resmi PAS Band sempat mengunggah foto emoji menangis dengan latar hitam tanpa konteks. 
 
Sehari sebelumnya, drummer PAS Band Sandy Andarusman mengabarkan bahwa Trisno tengah dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU) dalam kondisi kritis.
 
“Dapet kabar malem ini……. Trisno kritis di ICU…… mohon dimaafkan segala kesalahan bro tris…….. Ya Allah ringankan sakitnya Trisno dan sembuhkan ya Allah,” harap Sandy.
   

Riwayat Penyakit Trisno

Trisno diketahui menderita beberapa komplikasi organ vital, seperti gangguan liver, darah tinggi, hingga gagal ginjal. Fungsi ginjal yang hanya tersisa lima persen mengharuskannya mengikuti prosedur cuci darah. 
 
Kondisi Trisno menurus drastis pada pertengahan Juli 2026 dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi lemah. Bassist tersebut didapati mengalami penyumbatan di kepala hingga harus segera operasi.

Ucapan Belasungkawa dari Musisi

Akun Instagram PAS Band turut mengunggah kembali seluruh doa dan harapan yang dikirimkan oleh para penggemar maupun sesama musisi.
 
“Innalillahi Wa Inna lillahi raji’un,” tulis Stevi Item.
 
“Innalillahi wainnailihi rojiun,” tambah Andy /rif.
 
“Innalillahi Wa’innailaihi rojiun.. husnul khotimah kang @tris_noize.
 
Musisi Eno NTRL mengunggah di media sosial pada Jumat (31/7), meminta doa dan dukungan untuk Trisno yang berjuang untuk kesehatannya sehingga lekas pulih dan bisa berkarya kembali di dunia musik.
 
Dalam unggahan tersebut, Eno juga menampilkan tangkapan layar panggilan videonya dengan Trisno yang saat ini tengah terbaring dan menggunakan selang pernapasan.  

Profil Trisno PAS Band

Trisno merupakan bagian dari PAS band yang mencapai puncak popularitasnya pada era 1990-an bersama Yukie (vokalis), Bengbeng (gitaris), dan Richard Mutter (drummer).
 
Band ini menjadi pionir dalam mendobrak sistem musisi harus menjalin kontrak dengan label besar untuk mengedarkan musik mereka. 
 
Mereka merekam dan mengedarkan album mereka sendiri secara independen atau indie. 
 
PAS Band tercatat sudah merilis 10 album sejak tahun 1993, dimulai dengan Four Through the Sap (1993) dan yang terbaru adalah Unscripted Experience (2020). 
 
Dari album-album itu, Pas Band merilis sejumlah hit, seperti “Jengah”, “Permata Yang Hilang”, “Aku”, “Pantai Abiss..”, dan “Malam Tetaplah Malam”.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA