Adalah akun facebook Jimm Xiko III yang turut mengunggah isu tersebut, 8 Februari 2021. Ia mempertanyakan apakah almarhum meninggal karena efek racun yang beberapa hari sebelumnya dimasukkan ke dalam minuman.
Berikut narasi selengkapnya:
"Hmm, apakah ini efek racun senyawa yang beberapa hari sebelumnya di masukan kedalam minuman???
Kadarnya 0,2 Mg???
Ayoo.. jgn hanya diam saja, jaga Ulama kita, Bela Ulama Kita, jangan Sampai Terjadi kepada Ustadz2 dan Ulama- ulama kita yang dipusat dan di Daerah. Hanya satu untuk menghentikan kebiadaban Rezim, yakni "R E V O L U S I"
#IndonesiaNegaraHukumKaret
#TangkapJokowiSebelumLongsor
#JimmXikoRevolt Lihat Lebih Sedikit
— bersama Jimm Xiko dan Jimm Xiko II."
![[Cek Fakta] Muncul Isu Ustaz Maaher Meninggal karena Efek Racun di Minuman? Simak Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-02-10%20at%2010_17_39.png)
Akun itu juga mengunggah sebuah foto seorang pria. Dalam kolom komentar, seorang warganet mempertanyakan apakah foto itu merupakan almarhum Ustaz Maaher.
"Iya," jawab akun Jimm Xiko III.
Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 46 emotikon, 23 komentar dan 61 kali dibagikan.
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, isu bahwa Ustaz Maaher meninggal karena efek racun pada minumannya, tidak berdasar. Sejauh ini, faktanya almarhum meninggal karena sakit.
Kuasa hukum almarhum, Novel Bamukmin menyebut penyakit yang diderita almarhum. Maaher meninggal karena sakit radang usus akut dan penyakit kulit.
"Sakit radang usus akut dan penyakit kulit karena alergi cuaca dan penanganan medis yang buruk," kata Novel seperti dilansir Medcom.id, Selasa 9 Februari 2021.
![[Cek Fakta] Muncul Isu Ustaz Maaher Meninggal karena Efek Racun di Minuman? Simak Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-02-10%20at%2010_18_15.png)
Pula disampaikan kuasa hukum lainnya, Djudju Purwantoro. Ia mengakui bahwa almarhum menderita penyakit kulit yang membuat sekujur mukanya dipenuhi bercak titik hitam.
"Iya itu makanya, itu akhir-akhir aja. Jadi semenjak beliau mau masuk itu masih merah-merah gitukan, tapi dengan proses waktu bintiknya itu menghitam," kata Djudju seperti dilansir Liputan6.com, Selasa 9 Februari 2021.
![[Cek Fakta] Muncul Isu Ustaz Maaher Meninggal karena Efek Racun di Minuman? Simak Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-02-10%20at%2010_18_26.png)
Komnas HAM turun tangan menyikapi peristiwa ini. Komnas berupaya melakukan penyelidikan agar penyebab kematian menjadi lebih jelas dan terang.
"Kasus kematian seseorang dalam proses hukum adalah isu krusial dalam hak asasi manusia," kata Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam seperti dilansir Kompas.com, Selasa 9 Februari 2021.
Maaher meninggal di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, sekitar pukul 19.30 WIB, Senin 8 Februari 2021. Maaher dimakamkan di Pondok Pesantren Daarul Quran, Tangerang, Banten pada Selasa 9 Februari 2021.
Kesimpulan:
Isu bahwa Ustaz Maaher meninggal karena efek racun pada minumannya, tidak berdasar. Sejauh ini, faktanya almarhum meninggal karena sakit.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
![[Cek Fakta] Muncul Isu Ustaz Maaher Meninggal karena Efek Racun di Minuman? Simak Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/hoaks%20mislead(72).jpeg)
Referensi:
https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/JKRAJx8k-5-jenis-penyakit-yang-rentan-diderita-tahanan-penjara
https://www.liputan6.com/news/read/4478640/kuasa-hukum-ungkap-kondisi-ustaz-maheer-at-thuwailibi-sebelum-meninggal-dunia
https://nasional.kompas.com/berita/15213081-maaher-at-thauwalibi-meninggal-di-rutan-komnas-ham-lakukan-penyelidikan
https://archive.md/N50LO
Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
"Anda juga bisa bergabung di dalam Hoax Buster Medcom.id, sebuah komunitas yang fokus dalam misi memberantas hoaks. Ada sesuatu dari tim kami untuk kamu yang aktif dalam misi ini. Cara pendaftarannya mudah, tinggal klik link berikut ini: https://bit.ly/2H42ayb
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News