Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial
Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] TMII Diambil Megawati dan Dijual ke Tiongkok? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 11 April 2021 09:03
Beredar sebuah tangkapan layar artikel Kompas.com berjudul "Ambil Alih Pengelolaan TMII, Pemerintah Bakal Serahkan ke Pihak Lain." Tangkapan layar ini beredar di media sosial.
 
Adalah akun facebook Dina Mariana yang mengunggah tangkapan layar tersebut. Ia membuat narasi bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang mengambil Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan dijual ke Tiongkok. Berikut narasi selengkapnya:

"Sudah pak Harto difitnah memiliki TMII,padahal sekarang diambil si Megawati madam bansos,trus dijual ke Cina astagfirullah," tulis akun facebook Dina Mariana, Sabtu 10 April 2021.


 
[Cek Fakta] TMII Diambil Megawati dan Dijual ke Tiongkok? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa TMII diambil Megawati dan dijual ke Tiongkok, tidak berdasar. Faktanya, tidak ada informasi resmi dan valid mengenai hal itu. Di sisi lain, sejak 1977, TMII sebenarnya merupakan aset negara berdasarkan Keppres 51 tahun 1977. Kemudian Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) memberikan hak kelola kepada Yayasan Harapan Kita yang didirikan istri Presiden ke-2 RI Soeharto, Tien Soeharto.
 
Kemudian pada 2021, Kemsetneg mengambilalih pengelolaan TMII berdasarkan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pengambilalihan ini tertuang dalam Perpres 19 tahun 2021 tentang TMII.
 
Menteri Sekretaris Negara Pratikno menegaskan TMII merupakan aset negara. Layaknya Gelora Bung Karno dan Kemayoran. Pemerintah akan terus mengembangkan TMII sebagai cultural theme park berstandar internasional.

"Jadi perlu saya tegaskan ini adalah baik GBK, Kemayoran, maupun TMII adalah aset milik negara yang tercatat di Kemensetneg sejak dahulu jadi tidak ada perubahan dalam hal ini. Yang ada adalah pengelolaannya," kata Pratikno seperti dilansir Detik.com, Rabu 7 April 2021.


Dilansir Kompas.com, pengelolaan TMII kini dipegang oleh tim transisi Kemsetneg. Kemsetneg berharap dalam tiga bulan ke depan, ada mitra yang siap mengelola TMII.

"Diharapkan di tiga bulan ini juga sudah ada pihak mitra atau pihak ketiga yang ditunjuk tim transisi Kemensetneg, tentang siapanya nanti, tim sedang berproses," kata Sekretaris Kemsetneg Setya Utama seperti dilansir Kompas.com, 7 April 2021.


Kepala Staf Presiden Moeldoko menjelaskan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disiapkan menjadi salah satu opsi pengelola TMII. Pernyataan itu untuk menepis isu muncul yayasan baru milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pengelola.

"Salah satu opsi yang akan mengelola di antaranya yang telah disiapkan BUMN bidang parisiwata,” kata Moeldoko seperti dilansir Medcom.id, Jumat 9 April 2021.


 
[Cek Fakta] TMII Diambil Megawati dan Dijual ke Tiongkok? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa TMII diambil Megawati dan dijual ke Tiongkok, tidak berdasar. Faktanya, tidak ada informasi resmi dan valid mengenai hal itu.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] TMII Diambil Megawati dan Dijual ke Tiongkok? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://news.detik.com/berita/d-5523282/hampir-44-tahun-dikelola-yayasan-harapan-kita-tmii-diambil-alih-negara?tag_from=news_mostpop
https://nasional.kompas.com/berita/14402051-ambil-alih-pengelolaan-tmii-pemerintah-bakal-serahkan-ke-pihak-lain
https://www.medcom.id/nasional/politik/ObzZ3axb-moeldoko-tepis-isu-tmii-bakal-dikelola-yayasan-milik-jokowi
https://archive.md/hDjLF
https://archive.md/gAEKY
 

Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif