Akun Facebook Mae Minten Haha Hihi turut membagikan informasi ini pada Jumat, 13 November 2020. Unggahan status itu mendapat 121 reaksi warganet, dan 224 kali dibagikan ulang. Berikut penggalan stastunya:
"Telah beredar unggahan di media sosial Facebook yang berisi klaim bahwa orang kerap mengalami stroke saat berada di kamar mandi karena mandi dalam urutan yang salah, dimulai dari kepala lebih dulu. Informasi tersebut menyebut urutan membasahi tubuh yang benar agar tidak terkena stroke, mulai dari menyiram air di telapak kaki hingga bahu dan kepala.
Kita selalu dengar orang jatuh di kamar mandi dan kena stroke dan sebagainya. Kenapa kita jarang dengar jatuh di tempat tempat lain?. Seorang Profesor dari Universitas di Malaysia, UITM yang juga terlibat dengan kegiatan olah raga negara menasihatkan supaya pada waktu mandi:
- jangan basahkan kepala dulu,
- basahkan bagian badan.
Ini karena apabila kepala basah dan dingin, darah semua akan mengalir ke kepala untuk memanaskan kepala, jika ada saluran darah sempit, maka dapat terjadi kondisi saluran darah pecah. Ini kerap kali berlaku di kamar mandi."
![[Cek Fakta] Membasahi Kepala Lebih Dulu saat Mandi Sebabkan Stroke? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202020-11-17%20at%2009_18_13.png)
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa Membasuh kepala terlabih dahulu pada saat mandi dapat menyebabkan stroke adalah salah. Faktanya, sejumlah ilmuan membantah klaim tersebut.
Dilansir AFP Australia, Kepala penelitian ilmu saraf di Monash Health Thanh Phan mengatakan, tidak ada bukti atas klaim tentang urutan mandi. “Tidak ada bukti pada pernyataan ini tentang urutan mandi,” Kata Phan, pada 4 Oktober 2020.
Phan menjelaskan bahwa sebagian besar stroke disebabkan oleh gumpalan yang menghalangi aliran darah di otak. Gumpalan ini berasal dari jantung atau pembuluh darah besar seperti arteri karotis. Penyebab yang kurang umum adalah pembuluh darah yang pecah. Dia juga menunjuk pada pernyataan yang diterbitkan oleh American Heart Association tentang mandi dan mandi bagi penderita stroke.
"Penyebab yang kurang umum adalah pembuluh darah yang pecah," lanjut Phan.
Pula, hal yang sama diungkapkan Kepala Stroke daruFoundation Clinical Council Profesor,Bruce Campbell. Campbell menganjurkan untuk menekan risiko stroke dengan cara mengelola tekanan darah dan kolesterol, makan makanan yang sehat, tidak merokok, olahraga teratur, dan mengurangi konsumsi alkohol. Dia juga menyarankan untuk memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter secara rutin.
"Tidak ada bukti [yang kami] ketahui mengenai hubungan antara mandi dengan stroke," ujarnya.
![[Cek Fakta] Membasahi Kepala Lebih Dulu saat Mandi Sebabkan Stroke? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202020-11-17%20at%2009_33_28.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa membasuh kepala terlabih dahulu pada saat mandi dapat menyebabkan stroke adalah salah. Faktanya, sejumlah ilmuan membantah klaim tersebut.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
![[Cek Fakta] Membasahi Kepala Lebih Dulu saat Mandi Sebabkan Stroke? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/MISLEADING%20CONTENT(8)(6).png)
Referensi:
https://factcheck.afp.com/wetting-your-head-your-body-while-showering-does-not-cause-stroke-experts-say
https://archive.md/8wOaE
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surelcekfakta@medcom.idatau WA/SMS ke nomor082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News