Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut mahasiswa angkatan pertama tersebut telah melalui kuliah umum di Gedung N1 Universitas Gunadarma IKN. Ia berharap kehadiran perguruan tinggi dapat melengkapi jenjang pendidikan yang telah dibangun di Nusantara.
“Dengan adanya Gunadarma, ini (perguruan tinggi) akan melengkapi ekosistem pendidikan dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga universitas. Mudah-mudahan ekosistem perkotaan di IKN akan makin lengkap,” ujar Basuki dalam keterangan tertulis pada laman ikn.go.id, dikutip pada 13 Oktober 2026. Adapun delapan program studi di Universitas Gunadarma IKN ini di antaranya Teknik Sipil, Sistem Informasi, dan Manajemen. Adap pula prodi Akuntansi, Psikologi, Arsitektur, Ilmu Komunikasi, dan Informatika.
Kehadiran Universitas Gunadarma di IKN juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi pendidikan, kesehatan, dan riset. Universitas Gunadarma, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dan Otorita IKN berencana mengembangkan program studi di luar kampus utama (PSDKU) Kedokteran Universitas Gunadarma di IKN dengan pendampingan FKUI.
Gedung N1 Universitas Gunadarma IKN. Foto: OIKN
Rektor Universitas Gunadarma E.S. Margianti mengatakan pihaknya bersama FKUI dan Otorita IKN akan mengupayakan pengembangan program kolaborasi tersebut. Ia berharap pengembangan kampus di IKN dapat menyamai kualitas pendidikan kedokteran Universitas Gunadarma di Jakarta yang telah terakreditasi unggul.
“Kami bersama FKUI dan Otorita IKN akan bersama-sama mengupayakan pengembangan PSDKU untuk program studi kedokteran di IKN,” kata Margianti.
Dekan FKUI Anna Rozaliani menambahkan IKN memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai laboratorium kehidupan atau living laboratory. Konsep ini diharapkan mendorong kolaborasi pendidikan, penelitian, teknologi, dan inovasi untuk menjawab persoalan masyarakat.
“Kita tidak hanya membangun institusi, tetapi juga ekosistem. Mudah-mudahan di IKN kita dapat bekerja sama dalam penelitian living laboratory yang mencakup pendidikan, penelitian, dan inovasi, sehingga menjawab permasalahan masyarakat,” ujar Anna.