Xiaomi: Kami Perusahaan Internet dan Teknologi Sejak Awal

Cahyandaru Kuncorojati 12 Juli 2018 07:44 WIB
xiaomi
Xiaomi: Kami Perusahaan Internet dan Teknologi Sejak Awal
Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi.
Jakarta: Dua hari setelah Xiaomi resmi mendaftarkan sahamnya di bursa efek Hong Kong, kemarin di Indonesia Xiaomi mengingatkan awak media bahwa Xiaomi bukanlah perusahaan produsen smartphone, semata tapi sebagai perusahaan internet.

"Xiaomi adalah spesies baru, kami merupakan perusahaan smartphone, perusahaan hardware, perusahaan e-commerce sekaligus ritel, dan kami juga perusahaan internet," ungkap Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi dalam sebuah media gathering yang dilaksanakan kemarin, Rabu 11 Juli 2018.

Steven menyebutkan bahwa Xiaomi memiliki misi menyediakan akses yang terjangkau bagi semua orang untuk merasakan teknologi terbaru yang sifatnya bukan sekadar hardware seperti yang melekat di benak banyak orang ketika mendengar Xiaomi.


Dalam presentasinya, Steven menjelaskan model bisnis dari Xiaomi di negara asalnya, sama seperti penjelasan Pendiri Xiaomi yakni Lei Jun saat berkunjung ke Indonesia pada bualn September tahun lalu.

Saat itu, Lei Jun memaparkan bahwa Xiaomi tidak hanya memproduksi smartphone, tapi juga perlengkapan rumah tangga, sepeda, skuter, dan perangkat pntar atau IoT (Internet of Things). Ditambah, Xiaomi juga memiliki e-commerce sendiri serta toko ritel untuk menjual seluruh produknya.

Steven juga menuturkan bahwa sebagai perusahaan internet Xiaomi akan memaksimalkan aplikasi yang dihadirkan oleh MIUI di smartphone Xiaomi untuk bisa menyediakan lebih banyak fitur dan kemudahan bagi penggunanya di Indonesia.

"Kami sudah memiliki Mi Browser, Mi App Store, Mi Video, Mi Music, dan di Indonesia kami sudah menyedia Mi Credit untuk mempermudah pengguna MIUI di Indonesia mendapatkan informasi dan layanan finansial dengan mudah. Ke depannya akan banyak lagi manfaat dari aplikasi di ekosistem MIUI yang akan ditawarkan ke masyarakat Indonesia," jelas Steven.

Sepanjang acara Steven terlihat berusaha untuk menyampaikan pesan bahwa Xiaomi kini tidak bisa dikenal hanya sebagai produsen smartphone tapi sebagai perusahaan internet seperti sejak awal berdirinya pada 6 April 2010 yang juga menitik beratkan pada riset teknologi.

Secara keseluruhan hal yang disampaikan Steven tidak berbeda jauh dengan pandangan yang dibagikan Lei Jun sangat berkunjung ke Indonesia dan Chief Financial Officer Xiaomi Shou Zi Chew usai peresmian IPO saham Xiaomi.

Tentu saja harapan Steven sama seperti Mi Fans, yaitu semakin banyak ekosistem Xiaomi dan terutama produk Xiaomi yang bisa diboyong ke Indonesia.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.