Xiaomi Juga Perusahaan Internet, Bukan Sekadar Hardware
Setelah IPO, Xiaomi mengaku memiliki sejumlah fokus termasuk meyakinkan perusahaannya sebagai perusahaan internet.
Hong Kong: Peresmian IPO di Hong Kong menjadi awal perjalanan baru bagi Xiaomi, yang juga disebut menghadirkan tantangan baru, yaitu meyakinkan investor bahwa Xiaomi merupakan perusahaan internet, bukan sekadar perusahaan hardware.

Sebagai informasi, layanan internet yang diusung Xiaomi masih diketahui oleh beberapa negara, sedangkan negara lainnya lebih mengenal Xiaomi sebagai produsen smartphone dengan harga terjangkau.

"Kami harus menunjukan betapa berharganya perusahaan internet. Karenanya kami harus menunjukan pertumbuhan perusahaan yang baik, serta menjamin bahwa pertumbuhan ini akan terus terjadi di masa depan, dan perkembangan yang stabil," ujar Chief Financial Officer Xiaomi Shou Zi Chew.


Shou menyebut, jika berhasil menghadirkan ketiga hal ini, Xiaomi akan dapat mencapai kesuksesan lebih baik lagi.

Selain itu, Xiaomi mengaku percaya diri bahwa perusahaannya mampu terus mempertahankan eksistensinya di dunia, sebab menurutnya sangat langka bahwa perusahaan teknologi yang menjalankan e-commerce, hardware dan layanan internet secara bersamaan.

Hal ini diklaim Shou menjadi nilai jual utama Xiaomi dalam menyakinkan investor dan menarik investor baru dalam membeli saham perusahaannya. Disinggung terkait strategi penggunaan modal IPO di masa mendatang, Xiaomi mengaku akan fokus di bidang riset dan pengembangan.

Fokus pengembangan modal untuk riset dan pengembangan tersebut disebut Xiaomi akan mendorongnya untuk lebih terfokus dalam mengembangkan dan menciptakan produk terbaik untuk konsumen.

Selain itu, sepertiga modal tersebut akan difokuskan Xiaomi untuk pengembangan bidang teknologi Internet of Things. Shou menjelaskan bahwa bidang teknologi ini tidak melulu soal perangkat cerdas, tapi juga terkait hal lain seperti chip, konten video lokal serta investasi kepada kreator konten dan menggandeng mereka sebagai mitra strategis.

30 persen dari modal juga disebut Xiaomi akan dialokasikan kepada ekspansi internasional, mendukung informasi yang sebelumnya beredar terkait dengan rencananya merambah pasar Amerika Serikat. Sedangkan 10 persen lainnya akan dialokasikan untuk hal lain.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.