Hainanese Duck (Foto: Millennium Hotel Sirih Jakarta)
Hainanese Duck (Foto: Millennium Hotel Sirih Jakarta)

Nasi Bebek Hainan, Kombinasi Sempurna dari Sebuah Sajian Kuliner

Rona kuliner asia
A. Firdaus • 18 September 2019 06:12
Jakarta: Bebek yang empuk dengan nasi hainan yang gurih adalah kombinasi sempurna dari sebuah sajian kuliner. Dan, di Cafe Sirih berhasil membuat lidah ini ketagihan merasakannya.
 
Hainanese Duck atau Nasi Bebek Hainan menjadi sebuah hidangan yang sangat disayangkan jika dilewatkan. Bagaimana tidak, dari nasinya saja sudah membuat Anda ketagihan.
 
Chef Suparjan, mengaku Nasi Hainan ala kafe yang bermuara di Millennium Hotel Sirih Jakarta ini sangat identik dengan cita rasa otentik Asia. Nasinya terasa gurih dan tentunya pulen, karena ada penambahan rempah-rempah di dalamnya. Chef Suparjan pun membeberkan rahasia kegurihan Nasi Hainan ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah kita cuci berasnya, jangan lupa tambahkan bawang merah, bawang putih, dan jahe sebelum ditanak. Bahan-bahan tersebut boleh ditumis dulu, boleh juga tidak," terang Suparjan.
 
Yang lebih membuat gurih nasi tersebut adalah, penambahan kuah hasil rebusan ayam yang disiram ke beras tersebut.
 
"Jadi rebusan ayam, airnya yang kita pakai untuk nasi. jadi aromanya adalah aroma nyata dari bawang merah, bawang putih, dan jahe. Plus dari air rebusan ayam. Jadi gurihnya nasi itu dari kuah ayam, wanginya diambil dari bawang merah putih dan jahe," terangnya.
 
Sementara untuk bebeknya, terasa empuk ketika digigit dan gurih di lidah. Rahasianya, penggunaan bumbu yang diadopsi dari ramuan Hong Kong.
 
"Ramuan hongkong tak bisa lari dengan kembang lawang, jahe, bawang merah dan bawang putih, bubuk kayu manis, dan sari tape ketan. Semuanya itu saya masukkan ke dalam badan bebek dan dijahit. Setelah dijahit rendam ke air panas. Tujuannya agar kulit bebek tetap crispy," jelas Suparjan.
 
Nasi Bebek Hainan, Kombinasi Sempurna dari Sebuah Sajian Kuliner
"Setelah itu baru guyur dengan air cuka dan air gula. Tujuannya sama, untuk menahan biar enggak cepat basi atau pun bau. Terus membuat kulit crispy. Jadi garing di luar cuma dalamnya tetap lembut," tambahnya.
 
Setelah itu bebek baru dipanggang. Bisa dengan cara tradisional menggunakan bara api tong yang ditutup atau apolo. Tetapi Chef Suparjan memilih menggunakan alat panggang terbaru.
 
"Kalau dulu lebih tradisional dan memakan waktu. Selain itu perlu ketelitian. Sekali manggang selama 45 menit itu tiga kali ngebalik jadi harus depan, belakang, samping. Sementara kalau pake combi (alat panggang baru) warna kematangannya langsung merata. Lebih ke teknologi sih," sambungnya.
 
Pemanggangan pake combi, biasa suhunya 150 derajat dalam 45 menit. Setelah itu diamkan untuk membiarkan minyak turun. Pastinya, ada beberapa lemak yang tertinggal.
 
"Harus ditiriskan biar kulit itu menempel lagi di dagingnya. Biasanya ketika dipanggang, kulit itu akan terpisah (mengembang) dari dagingnya, kita dinginkan sebentar, setelah itu baru kita siram dengan minyak panas. Jadi di dalamnya tetap lembut tapi di luarnya garing. baru kita potong menjadi empat bagian," jelas Suparjan.
 
Soal penggunaan bebeknya pun tak sembarang. Chef Suparjan memesan langsung bebek tersebut dari Tiongkok. Sementara ukurannya pun harus selektif memilihnya.
 
"Alasannya kalau bebek lokal beratnya 900 gram sampai 1,2 kg. Sementara kalau bebek impor 2,4 sampai 2,6 kg," jelasnya.
 
Itu karena bebek yang memiliki bobot 2,4 sampai 2,6 kg teksturnya lebih empuk, enggak perlu lama dimasaknya, dan rasanya enak. Sementara kriteria itu tak ada pada bebek lokal.
 
Sajian menu ini terasa lebih sempurna karena ada penambahan sup hangat berbahan dasar jahe dan rempah lainnya, serta dilengkapi dengan tiga pilihan sambal. Yaitu hoisin, cabai merah dan sambal bawang yang gurih, menambah sempurna hidangan khas Asia ini.
 
"Untuk saus yang memang asli sana enggak terlalu pedas, cenderung datar. Ada juga aroma minyak wijen. Standar Hong Kong selalu kita punya dari dulu, itu standarnya sambal merah berasal dari aroma minyak wijen dan perasan jeruk nipis," ucap Suparjan.
 
Menu Hainanese Duck ini sudah tersedia di Cafe Sirih dengan harga Rp120.000++. Namun khusus untuk merayakan anniversary ke-25 tahun Millennium Hotel Sirih Jakarta, maka menu ini bisa Anda dapatkan dengan potongan diskon 25% selama September 2019.

Kopi kekinian yang mengenyangkan

Selain menu utama di atas, Cafe Sirih juga menyajikan beberapa menu pilihan menarik. Seperti Banana Coffee Smoothie. Ya, segelas minuman yang sehat juga mengenyangkan. Cocok untuk menutup santapan kuliner Anda.
 
"Favorit di Millennium Hotel ini adalah kopi. Alasannya daripada kami buat promo yang aneh-aneh, ya sudah kami buat kopi kekinian aja. Mencampurkan dengan banana smoothie. Sekarang lagi hits kopi dengan paduan avocado, gula aren dan sebagainya, kami ingin membuat Banana Coffee Smoothie," ujar Rita, Marketing Communications Executive Millennium Hotel Sirih Jakarta.
 
Nasi Bebek Hainan, Kombinasi Sempurna dari Sebuah Sajian Kuliner
 
"Sesuatu yang tidak terlalu kopi yang juga bisa dinikmati dengan non coffee lovers tapi yang bisa mengenyangkan dan sehat juga. Jadi enggak kopi yang berat banget tapi tampilannya fun. Ditambah whipped cream sebagai topping. Ada kesan dessert-nya yang bisa dimakan," tambahnya.
 
Banana Coffee Smoothie ini dapat Anda pesan di Lobby Lounge dengan harga Rp55.000++ selama September 2019 ini.

Summerberry Cake

Selain itu ada Summerberry Cake yang mengguggah selera. Dengan tekstur kue coklat yang lembut, dan rasa manis yang pas di lidah serta lapisan selai stroberi di tengahnya memberikan rasa yang manis asam menyegarkan.
 
Lelehan selai stroberinya yang berlimpah membangkitkan suasana hati bagi setiap penikmatnya, cocok untuk momen bersantai bersama teman atau orang terkasih. Kue istimewa ini dapat Anda pesan di Art & Bakery Corner Millennium Hotel Sirih Jakarta dengan harga Rp375.000++ (whole) selama September 2019.
 
Nasi Bebek Hainan, Kombinasi Sempurna dari Sebuah Sajian Kuliner
 
“Menghadirkan menu dan suguhan istimewa setiap bulannya merupakan salah satu komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik untuk setiap tamu kami sehingga selalu ada saja hal baru yang dapat menggugah rasa ingin tahu untuk datang dan mencoba menu-menu baru kami. Menjadikan setiap bulan sebagai bulan yang istimewa dan selalu dinantikan oleh setiap tamu” tutup Rita.
 
Resep Hainanese Duck (Nasi Bebek Hainan) ala Millennium Hotel Sirih Jakarta:
 
Bahan Hainan Duck:
1. Bebek Ukuran 2,3 kg ¼
2. Star Anise 2gr
3. Jahe 2gr
4. Bawang putih 2gr
5. Bawang Merah 2gr
6. Garam 2gr
7. Gula 2gr
8. Chick powder 3gr
9. Cuka Dixi 4gr
10. Gula maltus 3gr
 
Cara Membuat:
1. Baluri bebek dengan gula dan garam, merica, jahe, bawang putih dan bawang merah
2. Diamkan selama ½ jam
3. Siram dengan air mendidih lalu tiriskan
4. Siram dengan cuka yang di campur dan gula maltus
5. Oven 45 menit dengan suhu 150 derajat
6. Siram bebek yang sudah matang dengan minyak panas untuk mendapatkan kulit yang krispy
 
Bahan Nasi Hainan:
1. Beras 100gr
2. Bawang putih 2gr
3. Bawang merah 2gr
4. Jahe 2gr
5. Garam 2gr
6. Gula 1gr
7. Daun Pandan 2gr
 
Cara membuat:
1. Cuci beras hingga bersih gunakan kuah rebusan ayam untuk menanak nasi
2. Masukan jahe, bawang merah, bawang putih tambahkan gula dan garam secukupnya
3. Panaskan dengan api sedang selama 30 menit dengan api kecil
4. Nasi Hainan siap dihidangkan
 
Sup Kaldu:
1. Garam 1 gr
2. Gula 2gr
3. Kaldu ayam 300ml
 
Cara Membuat:
1. Campurkan semua bahan masak dalam air yang mendidih dan sup kaldu siap disajikan.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif