Meski begitu, penting untuk dipahami bahwa kopi hijau juga mengandung kafein, mirip dengan kopi biasa. (Foto Ilustrasi: Pixabay)
Meski begitu, penting untuk dipahami bahwa kopi hijau juga mengandung kafein, mirip dengan kopi biasa. (Foto Ilustrasi: Pixabay)

Kandungan dan Manfaat Green Coffee

Rona kopi hijau
Dhaifurrakhman Abas • 05 Mei 2019 16:19
Green Coffee atau kopi hijau tengah digandrungi para pencinta kopi. Selain karena rasanya, kopi hijau juga menjadi salah satu minuman paling sehat. Sebab mengandung antioksidan dan nutrisi yang memiliki efek kuat untuk tubuh.
 
Jakarta:
Indonesia terkenal dengan komoditas perkebunan kopi yang bervariasi. Salah satu jenis yang baru-baru ini mulai digandrungi adalah green coffee atau kopi hijau.
 
Boleh dikata, kopi hijau merupakan salah satu minuman paling sehat di planet bumi. Sebab, minuman ini mengandung antioksidan dan nutrisi yang memiliki efek kuat untuk tubuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam siaran Dr. OZ pada 2012 lalu, kopi hijau digadang-gadang merupakan minuman yang mampu menurunkan berat badan secara instan. Bahkan diet bisa berjalan mulus tanpa harus melakukan olahraga.
 
Selain itu, kopi hijau juga merupakan minuman yang mampu mencegah obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit Alzheimer, dan infeksi bakteri. Lantas, bagaimana kopi hijau bekerja di dalam tubuh?
 
Melansir WebMD, biji kopi hijau mengandung jumlah asam klorogenat kimia yang lebih tinggi. Zat kimia ini dianggap mampu menetralisir pembuluh darah dan menekan darah tinggi.
 
Sementara itu, beberapa penelitian di Jepang menyebut efek penurunan tekanan darah akan berlaku ketika kopi hijau dikonsumsi dalam takaran 50 mg hingga 140 mg. Efek ini juga akan bekerja ketika kopi diseduh setiap hari selama 4 minggu hingga 12 minggu.
 
Tak berhenti di situ, kopi hijau juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Sebab, asam klorogenat dalam kopi hijau dianggap memengaruhi bagaimana tubuh menangani gula darah dan melancarkan metabolisme.
 
Penelitian awal menunjukkan bahwa orang dewasa dengan obesitas yang mengonsumsi ekstrak kopi hijau spesifik (Svetol, Naturex) lima kali sehari selama 8 minggu hingga 12 minggu, kehilangan rata-rata 2,5 hingga 3,7 kg berat badan. Efek penurunan berat badan ini lebih besar ketimbang ekstrak kopi lainnya.
 
Meski begitu, penting untuk dipahami bahwa kopi hijau juga mengandung kafein, mirip dengan kopi biasa. Karena itu, kopi hijau bisa menyebabkan efek samping yang biasa disebabkan oleh kopi pada umumnya.
 
Seperti diketahui. kafein dapat menyebabkan insomnia, gugup dan gelisah, sakit perut, mual dan muntah. Selain itu juga meningkatkan denyut jantung dan pernapasan.
 
Selain itu ada baiknya Anda menghindari mengonsumsi kopi hijau dalam jumlah besar. Sebab kopi hijau terkenal karena efek samping yang juga dapat menyebabkan sakit kepala, gelisah, gelisah, telinga berdenging, dan detak jantung tidak teratur.
 
Benarkah Minum Kopi Membangkitkan Semangat?

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif