Mengenal Kulning, yaitu nyanyian spesial dengan teknik pitch suara yang tinggi untuk memanggil ternak ala Swedia. Dan berikut ini mengenal lebih dekat lagi sosok Joanna. (Foto: Courtesy of Nature-bienetre)
Mengenal Kulning, yaitu nyanyian spesial dengan teknik pitch suara yang tinggi untuk memanggil ternak ala Swedia. Dan berikut ini mengenal lebih dekat lagi sosok Joanna. (Foto: Courtesy of Nature-bienetre)

Alunan Kulning Jonna Jinton, Cara Unik Membius Binatang untuk Mendekat

Rona budaya swedia teknik kulning
Kumara Anggita • 15 Januari 2019 17:06
Jakarta: Panggilan alam memang indah. Coba saja dengarkan aneka bunyi-bunyian alam yang bukan saja membuat Anda tenang bahkan bisa terhanyut. Begitu pula dengan teknik Kulning, yaitu nyanyian spesial dengan teknik pitch suara yang tinggi.
 
Teknik ini digunakan biasanya oleh wanita untuk memanggil binatang ternak yang sedang merumput ala Skandinavia. Angsa, sapi, kambing dan lain-lain agar turun dari padang rumput gunung yang tinggi.
 
Tengok salah satu wanita yang jatuh hati dengan teknik ini adalah Jonna Jinton. Dilansir dari YouTube miliknya dengan nama yang sama, ia memaparkan kebahagian yang ia capai. Jonna terus mempertahankan tradisi ini karena kecintaannya terhadap alam dan makhluk hidup begitu dalam dan tak akan pernah pudar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya pikir mungkin, sesuatu di dalam mereka, mengingatkan mereka pada suara dari masa kuno, ketika orang memanggil mereka dari kejauhan," ujarnya.
 
(Baca juga: Risiko Mendengar Musik sambil Tidur)
 


(Jonna Jinton, wanita cantik yang punya teknik khas Swedia kuno yaitu Kulning untuk memanggil ternak mendekat. Foto: Courtesy of The Local Sweden)
 
Mengenal Jonna Jinton lebih jauh
 
Gotheburg, sebuah kota besar di Swedia. Kota di mana Jonna besar. Namun pikirannya dipenuhi oleh ide-ide unik.
 
Ide-ide tersebut terus disalurkannya pada tulisan dan juga fotografi. Ketika Jonna beranjak dewasa dan memasuki umur 21 tahun, tepatnya di tahun 2010, dorongan untuk terus mengekspresikan dirinya tak terbendung lagi.
 
Jonna memutuskan untuk mengejar mimpinya. Dia rela mengorbankan segala hal yang fundamental, termasuk kehidupan perkotaan dan studinya. Jonna pindah ke rumah kecil di tengah hutan lebat yang jaraknya 1.000 km dari apartemen sebelumnya.
 
Sebut saja tempat ini Grundtjarn yang sesungguhnya adalah tempat kelahiran ibunya. Kehidupannya di sana berawal begitu berat. Joana tidak punya uang dan juga pekerjaan.
 
Namun, penderitaan tersebut ternyata sebanding karena mampu mengubah kehidupan Jonna searah dengan impiannya yang terpendam selama ini.
 
Di depan pandangannya terdapat padang rumput berkabut dan burung bernyanyi. Tidak jauh dari sana, terlihat danau dengan langit malam yang tenang penuh bintang.
 
Cahaya utara dan sungai menari membangunkan jiwanya. Baginya, alam adalah hiburan terbaik yang pernah ada. Ini adalah impiannya, di mana dia dikelilingi oleh alam dan juga kesunyian.
 
Kebahagiaan yang tak terhitung ini ingin dia terus abadikan. Dia memutuskan untuk menuliskan kehidupan barunya melalui blog.
 
Akan tetapi tulisan tidak mampu mengungkapkan apa yang dia rasakan secara keseluruhan. Oleh karena itu, dia melanjutkannya dengan fotografi, membuat film, dan melukis. Rasanya, dia ingin membagi kebahagiannya ini pada orang di seluruh di dunia.
 

(Kini Joanna punya beberapa profesi yang membuatnya bahagia. Salah satunya adalah fotografer yang salah satu karyanya terpajang di IKEA. Foto: Courtesy of Jonna Jinton Sweden)
 
Menjadi seniman berpengaruh
 
Jonna berada di tahap kehidupan paling tinggi karena dia merasa bebas seutuhnya. "Saya merasa bebas seperti burung. Hidup di sekeliling hutan dengan nyanyiannya sekaligus keheningannya. Walaupun terkadang berat, saya merasa bahwa saya ada di jalan yang tepat dan tidak akan menyerah," ujarnya di blog.
 
Kebebasan ini membawanya menjadi orang yang hebat. Dia semakin terpacu untuk menciptakan segala hal untuk menggerakkan dunia dengan seninya.
 
Jonna menjalankan bisnisnya yang bernama Joana Jinton Sweden. Dia membuat fotografi, film, musik, lukisan, dan juga tulisan.
 
Melalui channel media sosialnya, dia mendapati lebih dari sejuta pengikut setiap minggunya.
 
Kini ia bersama Johan, calon suaminya yang berprofesi sebagai pembuat perhiasan perak. Mereka membuat sendiri merek perhiasannya.
 
Salah satu fotonya dibeli oleh merek furnitur IKEA untuk dijadikan lukisan. Kanvas yang dijual di seluruh dunia.
 
"Foto ini diambil dekat dengan rumah saya, di pagi hari di bulan Oktober dari jembatan tua yang dibuat oleh kakek saya 80 tahun lalu," tuturnya di YouTube-nya.
 
"Foto ini adalah salah satu dari momen luar biasa yang pernah saya alami selama kehidupan saya di sini," lanjutnya.
 
Saat ini, Jonna sudah delapan tahun tinggal di Grundtjarn. Kecintaannya kepada seni dan alam membawanya kepada kesuksesan sekaligus kebahagiaan.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi