Chef Chandra Yudasswara menjelaskan ciri daging wagyu yang berkualitas. Menurut dia, daging wagyu yang bagus terlihat dari banyaknya lapisan lemak (marbling) yang tampak seperti serat-serat putih marmer di permukaan daging.
"Komposisi marbling 60 persen, daging merahnya 40 persen. Itu yang bagus. Lalu saat disantap, seperti ada yang melt di mulut," jelasnya saat dijumpai di Jakarta,
Rabu ( 18/5/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Saat ini, ada banyak restoran yang menawarkan daging wagyu dengan harga murah. Namun, Chandra mengatakan, jika daging dibanderol dengan harga Rp 50 rupiah ke bawah, maka bisa jadi itu bukan daging wagyu asli.
"Kemungkinan besar 98 persen palsu, kita bilang wagyu grade 5 harganya 50 ribu itu tidak mungkin. Wagyu itu per kilo seharga Rp 350, itu untuk grade low. Jadi enggak mungkin sebuah restoran mau rugi ," imbuhnya.
Daging wagyu sendiri awalnya dari Jepang. Namun, kini telah dikembangkan di Australia dan Amerika Serikat. Saat ini, Indonesia belum bisa menghasilkan daging wagyu berkualitas. Sebab, kebanyakan sapi di Indonesia adalah sapi pekerja sehingga dagingnya alot.
"Di jepang, sapinya enggak pernah berjalan atau bekerja. Hanya duduk, makan, tidur," pungkasnya, sambil tertawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
