Sebuah akun media sepak bola X @worldsoccertalk mengapresiasi video yang menunjukkan pendukung klub PSS Sleman menyanyikan “We’re Not Gonna Take It” versi mereka.
Dalam video tersebut, terdengar ribuan penggemar menyanyikan nada lagu ikonis band heavy metal Twisted Sister dengan lirik yang telah diubah menjadi “Super Elang Jawa” di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Oktober 2023.
“SEPAK BOLA BERTEMU TWISTED SISTER. Pendukung tim sepak bola Indonesia PSS Sleman menyanyikan lagu rock ‘n roll klasik,” tulis mereka.
Baca Juga :
Prabowo Joget Bareng Tipe-X di Hari Buruh 2026
Tiga tahun kemudian, hal ini pun mencuri perhatian sang pemilik lagu asli. Lewat cuitan pada akun X @deesnider, Selasa (28/4), ia memuji aksi ultras PSS Sleman yang menyanyikan lagu karyanya.
Rocker berusia 71 tahun itu merasa bangga melihat “We’re Not Gonna Take It” berkumandang secara massal di salah satu stadion Indonesia.

“Saat kamu menyadari bahwa lagu yang kamu tulis ternyata jauh lebih besar dari yang pernah kamu bayangkan,” tulis Snider.
Nyanyian atau chant tersebut sempat viral dan memperlihatkan bagaimana lagu rilisan tahun 1984 milik band asal Amerika Serikat masih relevan 40 tahun kemudian. Bahkan, sudah melintasi budaya serta generasi.
Baca Juga :
Ahmad Dhani Ungkit Perselingkuhan Wanita Itu dengan Bos TV Swasta, Singgung Maia Estianty?
Dee Snider juga menjadi legenda skena metal dan rock n'roll karena keberaniannya membela kebebasan artistik di hadapan Senat Amerika Serikat pada tahun 1985. Kala itu, ia tampil dengan rambut gondrong dan pakaian anak metal menghadapi para pejabat untuk memberikan kesaksian dan penolakan terhadap sensor musik.
Twisted Sister mencapai puncak popularitas pada awal dekade 1980-an dengan deretan lagu populer dunia. Selain tembang yang dinyanyikan suporter PSS Sleman, mereka juga dikenal melalui lagu “I Wanna Rock” dan “Burn In Hell.”
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News