Three Buns menyajikan gourmet burger karena semuanya home made (buatan sendiri). (Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)
Three Buns menyajikan gourmet burger karena semuanya home made (buatan sendiri). (Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)

Gourmet Burger Diiringi Musik RnB dan Hip Hop ala Three Buns

Rona kuliner celebreatjakarta kulinersenopati
Kumara Anggita • 26 Maret 2019 18:50
Three Buns menyajikan gourmet burger karena semuanya home made (buatan rumah), daging, patty, mayones, pickle. Diramu dengan suasana kasual berinterior kayu, tanaman yang membuat sejuk, teriring dengan musik RnB dan Hip Hop. Restoran ini juga cinta lingkungan karena menggunakan sedotan stainless steel dan tas yang terbuat dari singkong.
 

 
Jakarta:
Bosan dengan burger biasa yang memberikan cita rasa dan suasana yang gitu-gitu aja? Coba Kali ini merapat ke Three Buns, Jakarta untuk pengalaman Burger Gourmet yang menggugah selera. Tampil santai dengan suasana super kasual diiringi musik RnB dan Hip Hop, membuat acara makan semakin nikmat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perbedaan antara Burger Gourmet dengan burger biasa adalah dari sisi bahannya yang digunakan. Untuk membuat Gourmet Burger, koki harus menggunakan bahan-bahan asli dan segar.
 
Three Buns adalah salah satu restoran yang menggunakan bahan-bahan asli dalam pembuatan makanan dan minuman. Rasa burger tersaji dengan rasa yang cukup bold (berani bumbu dengan rasa yang khas dan lain daripada yang lain), ini tentu saja berbeda dengan burger kebanyakan.  
 
<i>Gourmet</i> <i>Burger</i> Diiringi Musik RnB dan Hip Hop ala Three Buns
(Menu yang paling digemari oleh pelanggan adalah Fun Boy Three yang terdiri dari jamur panggang dan yang keju yang dibakar dengan kayu rambutan. Menghadirkan rasa yang menarik. Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)
 
“Three Buns itu lebih gourmet burger karena semuanya home made (buatan rumah), daging, patty, mayones, pickle kita mulai dari nol semua. Tidak pakai perasa tambahan. Kita juga pakai daging asli. Singkatnya ini adalah burger yang honest yang bener-benar daging beneran. Mayonesnya juga bukan dari botolan,” tutur manajer operasional, Jessica Evellyn pada Medcom.id di Three Buns, Senopati, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Maret 2019.
 
Dalam urusan keju, menariknya para koki membakarnya dengan cara yang tidak biasa. Mereka menggunakan kayu rambutan. Teknik ini memberikan rasa yang khas pada padu padan keju dengan bahan-bahan lainnya.
 
Smoked cheese juga kita asapkan dengan kayu rambutan biar aroma asapnya lebih terasa. Hal ini karena kayu rambutan punya khas tersendiri aromanya. Dia tidak berbau tapi membuat rasanya otentik,” tutur manajer operasional, Tommy Sugiharto.
 
Jamur yang mereka gunakan juga memberikan rasa yang begitu gurih dan bertekstur lembut. Untuk mendapatkan jamur seperti itu, mereka melakukan proses panjang yang tidak biasa dilakukan di toko-toko burger lainnya.
 
“Kita grill jadi rasanya lembut sekali, dan ada tahapan lainnya yang membuat jamur tersebut jadi bertekstur lembut,” lanjutnya.
 
Menu yang paling digemari oleh pelanggan adalah Fun Boy Three yang terdiri dari jamur panggang dan yang keju yang dibakar dengan kayu rambutan tadi.
 
Di gigitan pertama, Anda akan langsung merasakan semua bahan makanan bersatu seirama. Rasa gurih, sedikit manis, dan renyah bun-nya serta rasa otentik daging yang menyatu dengan keju yang terbakar tadi lezat menyatu.
 
<i>Gourmet</i> <i>Burger</i> Diiringi Musik RnB dan Hip Hop ala Three Buns
(Perbedaan antara Burger Gourmet dengan burger biasa adalah dari sisi bahannya yang digunakan. Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)
 
Rasa dari mayones dan daging yang segar membuat rasa dari burger ini menjadi begitu kuat. Ditambah, kelembutan jamur panggang membuat rasa dari burger ini semakin bervariasi dan tentunya otentik.
 
Selain itu, bila Anda tidak terlalu “into” pada burger, Anda bisa memesan sandwich yang juga menjadi menu andalan dari Three Buns. Mereka menyediakan Johnnie’s Buntel Lamb + Johnnie Walker Black Label.
 
(Baca juga: Suguhan Menu Lintas Benua ala Pison)
 
“Johnnie’s Buntel menggunakan pakai punggung domba dengan marinasi satai buntel yang terdiri dari salad, ginger, galic, cumin. Domba itu kan identik dengan fat dan oily, makanya kita rinsing plate-nya dengan whiskey,” tuturnya.
 
Hal yang paling berkesan dari menu ini adalah rasa dari dagingnya. Rasa daging domba begitu kuat ditambah dengan aroma dan percampuran rempah-rempah yang digunakan di dalam sandwich tersebut. Menu ini sangat cocok untuk orang yang menyukai daging domba.
 
Untuk minuman, Sherbie Hancock dan Ginger Ninja menjadi pilihan yang patut Anda coba. Minuman ini memberikan rasa yang tidak berlebihan namun segar. Bahan yang digunakan adalah jahe dan jeruk asli racikan Three Buns.
 
“Sherbie Hancock dan Ginger Ninja semuanya kita buat ingredient-nya sendiri,” tuturnya.
 
<i>Gourmet</i> <i>Burger</i> Diiringi Musik RnB dan Hip Hop ala Three Buns
(Three Buns didominasi dengan kayu dan tanaman hijau di sudut dan pinggir sisi restoran. Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)

Gaya kasual degan musik RnB dan Hip Hop

Suasana santai  bisa langsung Anda rasakan dengan hanya melihat interior Three Buns. Tempat ini didominasi dengan kayu dan tanaman hijau di sudut dan pinggir sisi restoran.
 
Suasana ini semakin mantap dengan iringan lagu RnB dan Hip Hop pilihan dari Three Buns. Oleh karena itu, tempat ini sangat cocok untuk anak-anak muda yang ingin berkumpul.
 
“Restoran ini menggunakan konsep kasual buat anak muda. Yang membedakan adalah musiknya. Musik kita RnB dan Hip Hop. Selalu dua genre itu. Mau denger Hip Hop yang enggak otentik bisa datang ke sini. Jarang kan di Jakarta dengar Hip Hop yang original banyakan yang komersil. Kalau kita di sini benar-benar Hip Hop yang klasik otentik dan yang mungkin tidak pasaran,” tuturnya.

Ramah lingkungan

Selain tempatnya yang asik, ternyata Three Buns sangat peduli dengan lingkungan. Three Buns yang merupakan bagian dari The Potato Head Family ini memiliki visi untuk memberikan dampak yang positif bagi sekitarnya.
 
Salah satunya cara mereka untuk menjaga lingkungan yang berkelanjutan adalah dengan menggurangi penggunaan plastik dan tisu. Di Three Buns, sedotan yang digunakan bukanlah berbahan plastik melainkan dari besi tahan karat sehingga bisa digunakan berulang-ulang kali.
 
“Kita punya inisiatif untuk menggunakan straw yang terbuat dari stainless steel yang bisa digunakan kembali,” tuturnya.
 
<i>Gourmet</i> <i>Burger</i> Diiringi Musik RnB dan Hip Hop ala Three Buns
(Three Buns menyajikan gourmet burger karena semuanya home made atau buatan sendiri. Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)
 
Gerakan ini sudah dilakukan sejak tahun 2016 dan mendapat banyak apresiasi dari banyak pengunjung. “Ini hampir dua tahun, inisiatif ini mulai tahun 2016 dari Potato Head Family mulai mencoba kelola sampah akhirnya keluar lagi dari mulai sedotan,“ tutur Jessica.
 
Selain itu, mereka juga menggurangi penggunaan tisu dan tatakan gelas. Mereka mengganti tatakan gelas dengan kain bekas tak terpakai yang dibentuk sedemikian rupa.
 
Coster dari cussion kita yang tidak terpakai. Jadi daripada kita gunakan tisu lebih baik kita menggunakan bahan yang tidak kepakai utnuk tatakan gelas,” tuturnya.
 
Untuk membungkus, mereka juga menggunakan bungkusan yang ramah lingkungan terbuat dari singkong. “Plastik kita juga pakai tellobag yang bahannya dari cassava yang larut,” tuturnya.
 
Three Buns berharap agar caranya ini bisa mengurangi kerusakan alam dan mempelopori restoran-restoran lain untuk melakukan hal yang sama. Anda bisa menikmati suasana dan Burger Gourmet ala Three Buns di jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif