Minat Wisata Kapal Pesiar di Indonesia Meningkat
(Foto: Yacht Charter)
Jakarta: Wisata kapal pesiar memang belum sepopuler wisata lainnya. Namun, bukan berarti tak ada peminatnya. 

Menurut data dari Cruises Line International Associaton, lebih dari 4.26 juta penumpang Asia akan menikmati wisata pesiar pada 2018, dan Indonesia akan menjadi kunci pasar penting dalam mencapai angka tersebut.

"Jumlah orang Indonesia yang berlibur menggunakan kapal pesiar pada tahun 2017 sebanyak 46.700 wisatawan, meningkat 40,2 persen dari 33.200 pada tahun 2016. Wisatawan dari Indonesia hanya 1,2 persen dibandingkan 4 juta wisatawan Asia yang menggunakan kapal pesiar di tahun 2017. Ini menunjukkan, potensi pasar Indonesia ada, "ujar Farriek Tawfik, Direktur Princess Cruises untuk Asia Tenggara saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa, 6 Agustus 2018. 


Berdasarkan data dari Euromonitor Internasional, Indonesia memiliki kelas menengah keempat terbesar di dunia dengan 19,6 juta rumah tangga pada tahun 2016, angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi 23,9 juta pada tahun 2030. Kelas menengah yang tumbuh pesat dan meningkatnya kekayaan konsumen di Indonesia ini menciptakan peningkatan permintaan untuk liburan mewah di luar negeri.

Peningkatan permintaan perjalanan wisata pesiar untuk masuk ke Indonesia juga turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, misalnya saja melalui kegiatan belanja para penumpang ketika melihat atraksi, destinasi budaya lokal, untuk makan dan minum, serta pembelian stok barang untuk kapal pesiar. 

Dengan adanya perkembangan tren wisata untuk liburan mewah tersebut, maka potensi pertumbuhan wisata pesiar di masa depan akan cukup besar, terutama di Indonesia. 

Lihat video:





(DEV)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id