Lokasi Kopi Merapi tak jauh dari Kaliurang. Berikut ini cerita indah di baliknya.  (Foto: Dok. Arthurio Oktavianus)
Lokasi Kopi Merapi tak jauh dari Kaliurang. Berikut ini cerita indah di baliknya. (Foto: Dok. Arthurio Oktavianus)

Seruput Hangatnya Kopi Merapi di Cangkringan

Rona wisata yogyakarta
Arthurio Oktavianus Arthadiputra • 19 Januari 2020 09:00
Yogyakarta: Secangkir kopi, kudapan dan pemandangan alam yang ciamik. Paket komplit yang dicari saat sedang bersantai menghabiskan waktu bersama relasi bisnis, teman atau pun keluarga. Satu tempat yang mungkin bisa menjadi rekomendasi untuk didatangi adalah Kopi Merapi.
 
Berada di Desa Petung, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, suasana ngopi santai dan bercengkerama hangat bisa ditemukan. 
 
Bila dari Kota Yogyakarta, meluncur saja ke arah utara sekitar 20 km. Lokasi Kopi Merapi tak jauh dari Kaliurang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apalagi, kopi yang diseruput berasal dari biji kopi yang ditanam petani setempat di lereng Gunung Merapi. Wilayah yang subur dengan tanah perkebunan yang berasal dari sisa vulkanik gunung yang masih aktif hingga saat ini.
 
Seruput Hangatnya Kopi Merapi di Cangkringan
(Pengunjung Kopi Merapi duduk santai menunggu pesanan kudapan yang sudah dipilih. Foto: Dok. Arthurio Oktavianus)

Cita rasa lokal dalam menu

Kopi Merapi bisa dikatakan mempresentasikan cita rasa lokal dalam menu yang disajikan. Selain minuman kopi panas dan dingin, ada juga wedang uwuh, wedang secang, teh rosela, dan susu yang berasal dari peternakan sapi perah daerah Kaliurang.
 
Sebagai kudapan teman ngopi dan mengobrol santai, pengunjung bisa memilih menu pisang goreng, sigkong goreng dan mendoan tempe. Sajian tradisional sambil menikmati pesona Gunung Merapi yang terkenal dengan jargon setia karena tak pernah ingkar janji.
 
Bila ingin mendapatkan pemandangan berupa Gunung Merapi sambil menyeruput secangkir kopi, pengunjung harus datang ketika cuaca cerah disaat pagi hingga sore hari. Bila sudah malam, suasana dingin daerah pegunungan nan segar dengan taburan bintang di langit gelap.
 
Seruput Hangatnya Kopi Merapi di Cangkringan
(Menu yang bisa dipilih pengunjung di Kopi Merapi seperti mendoan, singkong goreng dan pisang goreng, menyuguhkan cita rasa lokal dalam sajian yang ditawarkan. Foto: Dok. Arthurio Oktavianus)

Meja dan kursi batu

Satu hal yang juga menjadi daya tarik saat bersantai di Kopi Merapi adalah meja dan kursi yang terbuat dari batu alam, yang diletakkan pengelola di bagian luar ruangan.
 
Icha, pengunjung dari Salatiga, mengatakan kursi dan meja dari batu tersebut sangat unik dan jarang ditemukan di tempat nongkrong lain.
 
“Seru duduk di luar ruangan Kopi Merapi. Kursi dan meja dari batu, dan bisa melihat lalu lalang jeep yang lewat sambil memandang Gunung Merapi. Meski berkabut dan tak terlihat puncak Merapi hari ini, suasana ngopi di sini tetap asyik,” katanya, beberapa waktu lalu.
 
Seruput Hangatnya Kopi Merapi di Cangkringan
(Pengunjung bersantai di kursi dan meja batu yang tersedia di luar ruangan Kopi Merapi. Foto: Dok. Arthurio Oktavianus)
 
Sedangkan bagian dalam bangunan Kopi Merapi, pengunjung bisa duduk santai di kursi yang terbuat dari bahan bambu dan kayu. Secara tampilan, bangunan Kopi Merapi sangat kental dengan unsur tradisionalnya. Tempat yang ditata apik dengan gaya rustik-vintage, sangat bagus untuk spot foto yang instagramable. 
 
Kopi Merapi sepertinya memang tempat bersantai berkonsep rumahan yang membuat pengunjung nyaman.
 
Terutama, harga minuman dan kudapan di menu sangat terjangkau. Tempat ngopi yang murah meriah, cocok bagi para milenial yang mencari tempat hangout asyik dengan budget bersahabat. 
 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif