NEWSTICKER
Diva Stradivaryan  (baju hitam) bersama Vidi Aldiano dan Vadi Akbar (Foto: dok. pribadi)
Diva Stradivaryan (baju hitam) bersama Vidi Aldiano dan Vadi Akbar (Foto: dok. pribadi)

Diva Stradivaryan, Adik Vidi Aldiano yang Lebih Suka Berpetualang

Rona vidi aldiano
Elang Riki Yanuar • 29 Februari 2020 07:35
Jakarta: Meski lahir dari keluarga seniman, Diva Stradivaryan mengambil jalan berbeda dari saudara-saudaranya. Jika sang kakak Vidi Aldiano dan adiknya Vadi Akbar berkiprah jadi penyanyi, Diva memutuskan terjun di bidang lain.
 
Sejak lulus S1 Ekonomi dari Universitas Prasetya Mulya, Diva melanjutkan kuliah ke Birmingham UK, satu kampus  dengan Gita Gutawa. Selama di sana dia bertemu dengan kelompok naturalis yang mengembangkan pertanian dan perikanan organik tanpa kimia.
 
Pria kelahiran kelahiran 21 Februari 1992 itu mengembangkan pupuk organik untuk tanaman yang berbasis mikroba probiotik yang saat ini dikenal dengan nama Pupuk Harum Organik Citarum (HOC).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mengembalikan tanah kepada khittah-nya, kembalikan tanah ke kondisi orinya dengan menumbuhkan kembali unsur hara dan biota dalam tanah, seperti Tuhan menciptakan tanah dahulu," kata
 
Selain itu dia bersama ayahnya juga mengembangkan ramuan mikroba yang berfungsi sebagai penjernih air yg tercemar, ramuan ini dikenal dengan HOC (Harum Organik Citarum) Pemurni Air. Ramuan ini bisa menjernihkan Situ Cisanti yg tercemar hanya dalam 2 minggu.
 
Di luar aktivitasnya itu, Diva juga suka berpetualang ke sejumlah tempat. Dia lebih suka pergi menyatu dengan alam. Mulai dari gunung di Indonesia hingga di luar negeri.
 
"Jiwa petualangannya luar biasa. Dia pernah keliling Skandinavia, Islandia sendirian, mengamati alam di sana. Di Indonesia dia biasa naik gunung, naik motor keliling Jawa dan pernah satu tahun mengembangkan pertanian organik di Bintan, dia bangun gubuk di tengah ladangnya di sana. Tidak seperti anak-anak saya yang lainnya," kata sang ayah, Harry Kiss.
 
Saat ini Diva sedang mengembangkan Tambak Budidaya Organik untuk ikan dan udang. Dengan menerapkan Metoda Panca Tirta, udang dan ikan bisa tumbuh sehat, cepat besar dan rasanya enak tidak bau lumpur atau amis. Namun sayangnya, tambak di daerah Cengkareng Utara di muara sungai Cisadane rusak parah diterjang banjir 1 Jan 2020 hingga kini belum bisa diatasi.
 
"Tambak di lokasi ini tidak pernah banjir besar seperti ini sejak tahun 1970-an, baru sekarang ini terjadi. Saat ini saya sedang rencanakan relokasi tambak ke daerah lain yang lebih aman," kata Diva.
 
 
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif