Menikmati hidangan Italia di sudut area CDB. (Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)
Menikmati hidangan Italia di sudut area CDB. (Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)

Cerita Sore di Liberta

Rona kuliner italia
Yatin Suleha • 15 Januari 2020 20:15
Jakarta: Matahari mulai bergeser ke arah Barat. Pukul 4.30 sore, rasanya segelas kopi hangat dan kudapan ringan bisa menjadi penyegar sebelum meneruskan langkah kaki untuk pulang.
 
Canape Cacio E Pepe Gnocchi Fritti, kentang gurih yang hangat dibalur cacio e pepe dip. Atau beberapa potongan pizza khas Italia yang tipis dan renyah, rasanya pas jadi peneman segelas teh yang dingin atau cappuccino hangat dengan sedikit brown sugar yang manis-manis jambu.
 
Truffle Funghi Pizza bisa jadi salah satu snack yang cocok sebelum menutup hari. Pizza tipis dengan truffle white sauce, potongan jamur champignon, dengan mozzarella cheese terasa gurih dan yummy.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk menikmati dua hidangan tersebut di atas Anda sepertinya tak harus bingung untuk mencarinya, karena Liberta menyuguhkan hidangan khas Italia dengan sentuhan modern.
 
Cerita Sore di Liberta
(Pizza khas Italia yang tipis, garing, dan gurih dilapisi dengan truffle white sauce dan berisi jamur dan keju mozzarella. Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)
 
Baru saja dibuka, tepatnya Rabu, 15 Januari 2020 lalu, resto yang menjadi bagian dari Prima Rasa Dining Group bertempat di CBD Sudirman memanjakan lidah siapa pun penikmat kuliner.
 
Dengan interior paduan warna coklat dan hitam, kesan klasik khas Italia memberikan atmosfer kehangatan dalam balutan klasik modern industrial. Kevin Lie selaku Brand Owner dari Liberta Restaurant menghadirkan memori restoran Italia yang pernah ia sambangi ketika berada di Amerika.
 
Nama restoran yang berarti "Kebebasan" ini dihadirkan dalam menunya. "(Lebih tepatnya) freedom to express baik dalam ingredientsnya maupun kreasi yang dihadirkan," tambah Kevin.
 
Cerita Sore di Liberta
(Bagi pencinta wine, tak perlu ragu untuk menikmatinya karena ada ratusan jenis yang tersedia. Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)

Makanan Italia yang fleksibel

Yuji Ishiguro, CEO dari Prima Rasa Dining Group memaparkan mengapa memilih makanan Italia. Ia bilang, "Makanan Italia sangat fleksibel dalam hal cara mereka disajikan di berbagai belahan dunia. Kami mendapat banyak inspirasi dari bagaimana koki di seluruh dunia menerjemahkan gaya ke dalam masakan Italia."
 
Kevin percaya bahwa makan bukan sekedar hanya pengenyang perut semata, karena menurutnya pengalaman dalam kuliner juga merupakan hal yang esensial. Salah satu signature yang unik di resto yang memiliki dua ruang private room dan outdoor yang nyaman ini adalah Bone Marrow Spaetzle.
 
Spaetzle yang merupakan hidangan mie ala Eropa ini dihidangakan hangat dengan tulang sumsum di atasnya. Sepiring menu ini bisa menjadi highlight hari Anda setelah sibuk seharian.
 
Cerita Sore di Liberta
(Area outdoor yang bisa juga menjadi tempat untuk bersantai dan menikmati minuman serta kudapan ringan. Foto: Dok. Medcom.id/Khalishah Nuramalina)
 
Tapi belum selesai sampai di situ, karena mixologist Asa Madani- sang peraih juara di Infinity Mixology Champion 2019 menjadi mixologist di tempat ini yang siap menemani Anda dengan aneka cocktail dan mocktail.
 
Pencinta wine juga bisa meresapi lebih dari 200 jenis wine yang tersedia. Tak perlu ragu wine kesukaan tersedia atau tidak, karena ada lebih dari 1.000 botol dalam wine cellar.
 
Bersiap untuk berkunjung ke tempat ini yang setiap hari buka dari jam 11 siang hingga jam 11 malam. Dan dengan rata-rata harga yang disajikan sekitar Rp120 ribu, Anda bisa menyambangi tempat ini bersama kolega, sahabat, atau pasangan Anda.
 

 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif