Anda tak mau kehilangan dia. Itu sebabnya Anda buru-buru memintanya meresmikan hubungan, seperti bertunangan atau menikah.
Bergerak cepat dalam hubungan mungkin tak ada salahnya, namun hal ini bisa memicu konflik jika Anda tak tahu cara memulainya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Mulailah dengan langkah berikut:
Membangun hubungan
Tergesa-gesa dalam hubungan bisa berakibat fatal, baik untuk diri Anda, pasangan Anda, dan hubungan Anda. Untuk menghindari itu, alangkah baiknya untuk membangun hubungan dari segi mental maupun emosional. Bangun koneksi Anda dan si dia dengan cara saling menyelaraskan pikiran.
Jangan lakukan ikatan fisik
Meski ikatan fisik adalah cara yang baik untuk membangun keintiman emosional, hal itu bisa menyebabkan komplikasi hubungan. Keintiman fisik pada tahap awal hubungan hanya akan mempersulit kelanjutan hubungan Anda.
Komunikasikan batasan
Komunikasikan dengan jelas batasan-batasan untuk diri Anda. Saat Anda belum terlalu mengenal pasangan, rasa canggung atau tidak enak bisa saja muncul.
Anda tak perlu takut mengutarakan hal-hal yang sekiranya akan mengganggu dalam hubungan Anda. Komunikasikan apa saja yang Ada di benak Anda. Akan lebih baik membicarakannya di awal hubungan sebelum berlanjut lebih jauh.
Hubungan lambat belum tentu buruk
Justru inilah yang sebaiknya dilakukan agar hubungan tetap stabil. Bergerak lambat juga memberi kesempatan untuk Anda maupun pasangan untuk memastikan, apakah benar-benar siap untuk melanjutkan hubungan. (Ningtriasih/Times of India)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ROS)
