Terlepas dari apa yang dirasakan, Anda dapat mengembangkan pandangan yang lebih positif tentang diri Anda. (Foto: Pexels.com)
Terlepas dari apa yang dirasakan, Anda dapat mengembangkan pandangan yang lebih positif tentang diri Anda. (Foto: Pexels.com)

Cara Berdamai dengan Kritik dalam Batin

Rona kesehatan gaya psikologi
Sunnaholomi Halakrispen • 16 Oktober 2019 14:52
Jakarta: Banyak dari kita merendahkan diri kita sendiri untuk bahan candaan, bahkan banyak komedian memanfaatkannya dalam karier. Tapi, masih ada orang yang merasa rendah diri hingga sangat kritis terhadap diri mereka sendiri.
 
Sebagian dari mereka sering mengajak orang lain yang sedang kritis batin, untuk masuk ke dalam hidup mereka. Atau paling tidak, mereka tidak menolaknya. Hal ini dijelaskan oleh Dr Leslie Becker-Phelps, PhD. dalam WebMD.
 
Psikolog ini menerangkan dalam artikelnya "How to Make Peace With Your Inner Critic" dengan serangan dari dalam dan luar, mereka terlalu sering menerima diri mereka yang tidak bahagia, memiliki kekurangan dalam hidup mereka yang tak terhindarkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terlepas dari apa yang dirasakan, Anda dapat mengembangkan pandangan yang lebih positif tentang diri Anda.
 
Anda dapat memadamkan kritik batin dengan mengubah cara Anda berhubungan dengan diri sendiri. Selain itu, juga berhati-hati tentang siapa yang Anda pilih sebagai pasangan dan sebagai teman.
 
Pikirkan kritik batin yang berasal dari suara hati Anda sebagai orang yang terpisah dengan suara yang bukan milik Anda. Dengan melakukan hal ini, Anda mengambil langkah penting untuk tidak menerima apa pun yang dikatakan orang lain sebagai kenyataan yang tak baik diterima diri.
 
Sementara orang sering menganggap diri mereka sendiri sebagai makhluk tunggal, kita sebenarnya lebih seperti kumpulan pengalaman. Anda mungkin memerhatikan hal ini dalam situasi sederhana, seperti ingin menerapkan mengonsumsi makanan sehat tapi di waktu yang sama ingin menikmati makanan cepat saji.
 
Cara Berdamai dengan Kritik dalam Batin
(Pikirkan kritik batin yang berasal dari suara hati Anda sebagai orang yang terpisah dengan suara yang bukan milik Anda. Foto: Pexels.com)
 
Keputusan yang Anda buat didasarkan pada bagaimana Anda merespons keinginan yang bersaing tersebut. Bukan karena Anda hanya memiliki keinginan untuk makanan sehat atau tidak sehat.
 
Demikian pula, orang yang kritis terhadap diri sendiri sering kali memiliki pandangan yang lebih positif tentang diri mereka sendiri pada tingkat tertentu. Tetapi, dikalahkan oleh ketakutan dan rasa tidak mampu mereka.
 
Maka demikian, jika Anda cenderung mengkritik diri sendiri, berlatihlah mengamati ketika Anda mengkritik diri sendiri. Diam sebentar. Perhatikan apakah ada suara lain di dalam hati.
 
Apakah sebagian dari Anda tidak setuju dengan kritik? Atau apakah itu terasa disalahpahami atau disakiti? Respons semacam ini membuat Anda tahu bahwa Anda lebih dari sekadar suara keras, betapapun lemah atau diam-diamnya tanggapan-tanggapan lain itu.
 
Ketika Anda mendengarkan suara yang lebih tenang, bayangkan bahwa itu adalah suara seorang teman atau seorang anak. Terbukalah untuk pesannya dan dengarkan dengan empatik.
 
Anda akan menemukan bahwa Anda merasakan belas kasihan untuk bagian diri Anda yang rentan ini.
Jika atau lebih mungkin, ketika kritikus dalam mencoba membicarakan atau mengkritik bagian diri Anda itu, pilihlah untuk mengembalikan perhatian Anda ke suara yang lebih lembut.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif