Ancaman Peningkatan Serangan Jantung pada Perempuan Muda (Foto: istock)
Ancaman Peningkatan Serangan Jantung pada Perempuan Muda (Foto: istock)

Ancaman Peningkatan Serangan Jantung pada Perempuan Muda

Rona jantung penyakit jantung iskemik
Dhaifurrakhman Abas • 23 Maret 2019 16:55
Jakarta: Risiko serangan jantung tampaknya meningkat di kalangan perempuan muda. Bahkan peningkatan terjadi begitu cepat.
 
Sebuah studi mencoba menganilisis lonjakan tersebut dalam interval lima tahunan. Peningkatan terlihat dari proporsi keseluruhan pasien rawat inap terkait serangan jantung di Amerika Serikat, pada periode waktu 1995 sampai 2014.
 
"Studi ini melibatkan data dari 28.732 pasien," kata Melissa Caughey, penulis senior studi dan instruktur penelitian di Divisi Kardiologi, Fakultas Kedokteran Universitas North Carolina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam studi itu, terlihat ada peningkatan pasien muda berjenis kelamin perempuan yang terserang penyakit jantung. Mereka rata-rata berusia 35 hingga 54 tahun.
 
"Angka ini terus naik. Dari 27 persen pada 1995-1999 menjadi 32% pada 2010-2014," ungkap Caughey.
 
Studi yang dituangkan dalam jurnal Circulation itu juga membuktikan, selama periode lima tahun itu peningkatan serangan jantung pada perempuan muda meroket dari 21 persen menjadi 31 persen. Hal ini jauh lebih tinggi ketimbang laki-laki.
 
"Sementara, dibandingkan dengan pria, terjadi peningkatan dari 30 persen menjadi 33 persen," ujar dia.
 
Serangan jantung, atau infark miokard akut, terjadi ketika bagian jantung tidak menerima cukup darah. Setiap tahun, sekitar 790 ribu orang Amerika mengalami serangan jantung, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.
 
Serangan jantung merupakan salah satu penyakit yang bertanggungjawab atas tingginya angka kematian warga Amerika. Hal ini juga menyebabkan penyakit sekunder seperti kardiovaskular dan stroke.
 
Jika Anda masih berusia muda, jangan khawatir. Caughey menyebut, masih belum terlambat untuk mengadopsi kiat untuk menyehatkan jantung. Misalnya dengan menjaga asupan makanan Anda.
 
"Apapun makanan yang dikonsumsi, selalu perhatikan porsi makanan yang sangat penting untuk mengontrol kenaikan berat badan," katanya.
 
Diet rendah kalori merupakan salah satu kiat yang bagus buat mencegah kelebihan berat badan yang berisiko pada serangan jantung. Sebab, kata Caughey, di usia 40 tahun, metabolisme manusia mulai melambat.
 
"Makan yang berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan secara bertahap dan signifikan. Hal ini yang pada akhirnya dapat membahayakan kesehatan jantung Anda," tandasnya.
 
 
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif