Makanan yang digoreng cenderung mendapat cap yang tidak baik bagi kesehatan. (Foto: Andry Widyanto/MI)
Makanan yang digoreng cenderung mendapat cap yang tidak baik bagi kesehatan. (Foto: Andry Widyanto/MI)

Jenis-jenis Minyak Sehat untuk Menggoreng

Rona minyak goreng gaya tips kesehatan
Raka Lestari • 18 Oktober 2019 10:47
Jakarta: Makanan yang digoreng cenderung mendapat cap yang tidak baik bagi kesehatan. Hal itu tak lepas lantaran makanan yang digoreng memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Sehingga banyak menimbulkan bahaya bagi kesehatan, terutama kesehatan jantung.
 
Mereka yang berusaha untuk menurunkan berat badan juga cenderung menghindari makanan-makanan tersebut. Sebab memiliki kandungan lemak.
 
Namun Anda tidak perlu khawatir karena ada cara yang bisa dilakukan untuk bisa tetap mengonsumsi makanan yang digoreng. Tentunya dengan cara yang sehat, yaitu dengan menggunakan jenis-jenis minyak berikut ini:

-Minyak alpukat

Lyssie Lakatos, RDN, dan Tammy Lakatos Shames, RDN, pemilik The Nutrition Twins mengatakan, minyak alpukat memiliki rasa yang tidak terlalu kuat. Sehingga tidak menghilangkan rasa makanan yang dimasak bersamanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Minyak alpukat juga mengandung vitamin E, vitamin yang larut dalam lemak yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan. Selain itu, minyak alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal. Sehingga memiliki titik asap (smoke point) yang lebih tinggi.

-Extra Virgin Olive Oil (EVOO)

Karena tinggi akan kandungan antioksidan dan lemak tak jenuh tunggal, extra virgin olive oil (EVOO) merupakan salah satu minyak paling sehat yang bisa digunakan untuk memasak.
 
“Meskipun tidak memiliki titik asap tertinggi, antioksidan dalam EVOO mampu melawan oksidasi. Lakatos merekomendasikan penggunaan EVOO untuk memanggang atau merebus," ucap Lakatos.

-Minyak zaitun

Minyak zaitun yang tidak memiliki label “extra virgin” merupakan salah satu pilihan jenis minyak sehat lainnya. Minyak ini memiliki kandungan antioksidan yang lebih sedikit dari EVOO karena ada proses penyulingan. Hal itu juga bisa meningkatkan titik asap pada minyak zaitun. Selain itu, minyak zaitun biasa memiliki harga yang lebih murah dan memiliki rasa yang lebih netral daripada EVOO.

-Minyak canola

Mungkin karena harganya yang cukup murah, atau karena sering digunakan pada makanan yang tidak terlalu sehat, maka minyak canola mendapatkan cap buruk. Namunya nyatanya tak seperti itu.
 
“Minyak ini sebagian besar terdiri dari lemak tak jenuh dan memiliki titik asap tinggi, menjadikannya pilihan serba guna untuk memasak. Jika Anda ingin menggoreng, minyak canola bisa menjadi pilihan," terang Lakatos.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif