Mimpi buruk berkaitan dengan emosi Anda. Berikut informasinya. (Foto: Pexels.com)
Mimpi buruk berkaitan dengan emosi Anda. Berikut informasinya. (Foto: Pexels.com)

Nonton Film Horor Bikin Mimpi Buruk?

Rona kesehatan gaya psikologi
Raka Lestari • 16 Oktober 2019 14:33
Jakarta: Menonton film horor dapat memilik efek yang berbeda-beda pada setiap orang. Beberapa bisa menonton film horor secara berturut-turut dan tidak mengalami apapun, tetapi beberapa orang lainnya mungkin bisa mengalami rasa takut dan tertekan.
 
Meskipun film horor dibuat untuk menakuti Anda, sebaiknya Anda tidak perlu khawatir karena apa yang dilihat dalam layar bukanlah hal yang nyata. Lalu, apa yang menyebabkan seseorang mengalami mimpi buruk setelah menonton film horor?
 
Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami mimpi buruk, mulai dari makanan yang dikonsumsi sebelum tidur, mengonsumsi alkohol, dan mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun memang stres, kecemasan, dan trauma biasanya menjadi akar penyebab seseorang mengalami mimpi buruk. Dan jika menonton film horor dapat membuat Anda merasa ketakutan dan cemas, itu bisa menjadi penyebab Anda bermimpi buruk.
 
“Tubuh kita akan mengalami rasa cemas sebagai respons terhadap ancaman,” ujar Sunny Volano, LPC, terapis berlisensi yang berspesialisasi dalam kecemasan.
 
"Walaupun film bukan ancaman nyata, mereka menciptakan ketakutan yang sama di otak Anda, dan memiliki kesulitan untuk membedakan mana yang imajiner dan mana yang nyata. Film horor dapat menyebabkan seseorang mengalami mimpi buruk karena dapat memicu respons figh or flight pada tubuh.”
 
Nonton Film Horor Bikin Mimpi Buruk?
(Mimpi buruk setelah menonton film horor bisa menjadi cara dari otak Anda dalam memproses emosi. Foto: Pexels.com)
 
Menurut Volano, itu sebabnya orang dengan kecemasan atau trauma lebih rentan mengalami mimpi buruk.
 
Jika Anda merupakan seseorang yang selalu was-was, itu akan membuat Anda menjadi lebih sensitif terhadap tayangan-tayangan menakutkan, seperti darah, gore (Salah satu genre yang biasanya menampilkan adegan kekerasan yang sangat brutal, sadis, dan kejam), dan kekerasan.
 
“Tayangan-tayangan tersebut bisa terperangkap dalam kepala Anda dan membuat seseorang yang memiliki kecemasan merasa takut akan apa yang terjadi terhadap mereka atau orang-orang yang mereka sayangi.”
 
Namun jika Anda tidak memiliki kecemasan atau trauma, mengalami mimpi buruk setelah menonton film horor bisa menjadi cara dari otak Anda dalam memproses emosi.
 
"Mimpi adalah cerita yang diciptakan oleh pikiran kita untuk membantu kita mengekspresikan dan mengeluarkan emosi yang rumit," ujar Pam Muller, seorang ahli mimpi.
 
Dan menurut peneliti yang meneliti tentang mimpi, Ernest Hartmann, M.D, mengatakan bahwa mimpi merupakan gambaran dari emosi kita. Dan mimpi adalah upaya biologis tubuh untuk belajar dari pengalaman emosional yang meningkat.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif