Iflix Siap Danai Lima Proyek Film Anak dan Keluarga

Purba Wirastama 13 September 2018 12:10 WIB
iflix
Iflix Siap Danai Lima Proyek Film Anak dan Keluarga
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf) Triawan Munaf. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Jakarta: Platform streaming Iflix sedang bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf) untuk membuat proyek film berdasarkan lima lagu finalis Lomba Cipta Lagu Anak (LCLA) 2018. Menurut kabar terbaru, sejumlah proposal film panjang telah masuk dan Iflix dipastikan akan membiayai sedikitnya lima proyek terpilih. 

Proses seleksi proposal film ini dilakukan dalam naungan Akatara 2018, forum pendanaan baru untuk film yang dikelola BEKraf dan Badan Perfilman Indonesia (BPI). Menurut direktur program Akatara Vivian Idris, Iflix sudah memberikan komitmen pembiayaan untuk lima film Indonesia.

"Ada komitmen sangat menarik sekali yang kami dapat dari Iflix Indonesia. Iflix adalah salah satu OTT yang merilis hasil riset, bahwa orang Indonesia itu paling senang dikasih konten Indonesia," kata Vivian saat berkunjung ke kantor Media Group, Rabu, 12 September 2018.


"Mereka berkomitmen di Akatara, untuk membiayai lima proyek. Proposal proyek belum masuk, tetapi sudah berkomitmen setidaknya lima (proyek), bisa lebih (...). Lima komitmen mereka ini akan mengambil tema yang terinspirasi dari lagu pemenang Lomba Cipta Lagu Anak. Otomatis, filmnya akan film keluarga, film anak-anak," lanjut Vivian. 

Menurut informasi resmi dari Akatara, ada enam proyek film panjang yang akan ditunjukkan ke Iflix dalam Akatara 2018. Enam proyek ini berjudul Cendrawasih di Atas Monas (Bejo Sulaktono), Prajurit Hijau: Hijaukan Bumi Kita akan Bahagia (Nurul Muslimin), Anak-anak Merdeka (Sergius Sutanto), Menjelajahi Dunia (Iqbal Alfajri), Jo 'Sahabat Sejati' (Rizky A Latief), dan Mendadak Libur (Reymund Levy). 

Proyek terpilih akan diberi bantuan dana produksi hingga filmnya selesai dan siap dirilis. Selain dirilis di platform Iflix, film-film ini juga direncanakan untuk rilis bioskop. 

"Mereka (Iflix) juga ingin mencoba (rilis) bioskop, mungkin akan jadi Iflix Original. Karena mereka berada di lingkungan sineas yang sudah berpengalaman dengan film-film layar lebar, sementara mereka belum, jadi mereka juga mau kerja sama, gimana sih film bioskop," tutur Vivian. 

Selain Iflix, sejumlah perusahaan dalam Akatara 2018 antara lain Ideosource, Visinema, BASE Entertainment, Viu, Hooq, Vidsee, serta sejumlah rumah produksi besar di Indonesia. Akatara 2018 akan berlangsung di Djakarta Theatre pada 18-20 September. Selain enam proyek film anak dan keluarga, ada 44 proyek lain (film dan non-film) yang akan dipresentasikan. 

Dengan komitmen lima proyek ini, Iflix tampak semakin serius dalam menggarap konten lokal. Perusahaan OTT asal Malaysia ini sedang gencar menyiapkan proyek film atau serial lokal di negara yang mereka jangkau. Untuk Indonesia, menurut laporan Variety, mereka juga akan membuat 26 film adaptasi novel Wattpad bersama Screenplay dan sejumlah rumah produksi lain.



(DEV)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id