Mengutip Tech in Asia, melalui pembelian ini, Tencent menyebut akan memperluas kehadiran WeTV guna menjangkau basis penonton dalam skala lebih besar di Asia Tenggara, serta melayani pengguna platform miliknya dengan suguhan pengalaman menonton lebih baik.
WeTV, yang dioperasikan oleh Tencent Video, diluncurkan pertama kali di Thailand pada tahun 2019, menawarkan konten karya produsen asal Tiongkok dengan sulih suara berbahasa Thailand dan konten lain yang diproduksi oleh mitra lokal.
Layanan ini juga tersedia di Indonesia dan Filipina. Sayangnya, Tencent menolak untuk membeberkan informasi terkait dengan upaya operasional platform karyanya tersebut. Akuisisi ini dilaporkan termasuk konten, teknologi dan sumber daya Iflix.
Dengan akuisisi ini, jaringan lokasi Iflix di pasar berkembang akan memberikan pengguna WeTV saat ini konten orisinal, lokal dan internasional dalam jumlah lebih besar. Tencent juga menyebut bahwa staff Iflix saat ini, termasuk CEO Marc Barnett, masih akan menduduki jabatan mereka.
Tencent menyebut prioritasnya saat ini adalah untuk memastikan integrasi mulus dengan bisnis yang telah dimilikinya serta mempertahankan talenta di platform tersebut. Sebagai informasi, Iflix didirikan pada tahun 2014, sebagai pesaing dari Netflix di wilayah Asia Tenggara.
Wilayah tersebut terdiri dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Filipina, Sri Lanka, Brunei, Maldives, Pakistan, Myanmar, Kamboja, Nepal dan Bangladesh. Sedangkan pada bulan April 2020, Iflix mengalami peningkatan sebesar 25 juta pengguna aktif bulanan pada platform miliknya.
Laporan pada awal bulan Juni ini menyebut bahwa sejumlah perusahaan teknologi asal Tiongkok telah mempertimbangkan untuk mengambil alih layanan streaming berbasis Malaysia, yang mengeksplorasi penjualan guna menghindari kesulitan finansial.
Hingga saat ini, Iflix telah menghimpun pendanaan dengan jumlah total sebesar USD348 juta (Rp4,9 triliun). Pada pendanaan terakhirnya pada bulan Juli tahun 2019 lalu, Iflix mengantongi pendanaan sebesar USD50 juta (Rp713,3 miliar) jelang penawaran publik awal atau IPO perusahaannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News