Ini Tipe Sepatu yang Baik untuk Kaki
Salah satu cara melindungi sepatu dari bahaya ekstrenal adalah dengan menggunakan sepatu. (Foto: Alysa Bajenaru/Unsplash.com)
Jakarta: Salah satu cara melindungi sepatu dari bahaya ekstrenal adalah dengan menggunakan sepatu. Selain itu, sepatu membuat beban energi saat berjalan lebih ringan. 

"Ketika berjalan dengan sepatu, kaki menekan melawan sebuah pengganti yang kaku di tanah sehingga membuat otot kaku bekerja lebih ringan dibandingkan kaki telanjang," tukas Daniel Lieberman, ketua Departemen Human Evolutionary Biology di Harvard University.

Meski demikian, risiko cedera tetap ada. Lieberman dan peneliti lain telah menemukan bukti bahwa orang-orang yang sebagian besar berjalan atau berlari dengan sepatu 'minimal' cenderung memiliki kaki yang lebih kuat dan kaku dibandingkan mereka yang menggunakan sepatu biasa. 


Sepatu minimal adalah sepatu yang meniru kaki telanjang tanpa memerhatikan lengkungan kaki dengan sol tipis. 

Mengapa kaki lebih kuat dan lebih sehat? "Yang menjadi perhatian adalah bahwa kaki yang lebih lemah adalah kaki yang rentan terhadap masalah seperti kaki datar," kata Lieberman. 

Pada kaki datar atau kaki rata, tulang-tulang yang membentuk lengkungan kaki tidak benar-benar melengkung, namun datar dengan tanah. 

Penelitian tersebut menghubungkan kaki rata dengan nyeri lutut, kerusakan tulang rawan dan nyeri punggung bawah. 

(Baca juga: Jogging Nyeker vs Jogging dengan Sepatu, Mana Lebih Baik?)


(Sepatu minimal adalah sepatu yang meniru kaki telanjang tanpa memerhatikan lengkungan kaki dengan sol tipis. Foto:  Marcus Wallis/Unsplash.com)

Lieberman mengungkapkan bahwa dalam peradaban di seluruh dunia, orang yang terbiasa bertelanjang kaki atau sepatu minimal cenderung lebih sedikit dibandingkan orang yang memakai sepatu standar. 

"Kita mulai memakai sepatu karena suatu alasan, yaitu nyaman dan melindungi kaki, jadi ada manfaat dan biaya."

Menentukan sepatu "sehat" untuk orang tertentu harus memperhitungkan usia, status kesehatan, kebiasaan berjalan dan berlari, dan faktor lainnya, katanya.

Tetapi ada beberapa aturan sederhana untuk diikuti ketika berbelanja untuk alas kaki yang sehat.

"Dua masalah utama alas kaki orang adalah kurang pas dan masalah tinggi sepatu," kata Hylton Menz, ahli penyakit kaki dan profesor biomekanika di La Trobe University di Australia.

Beberapa penelitian Menz tentang orang dewasa yang lebih tua menunjukkan bahwa sepatu yang terlalu pendek atau terlalu sempit dapat menyebabkan deformitas kaki dan meningkatkan risiko untuk kelemahan dan jatuh, serta membuat kaki menjadi bengkak, nyeri, atau mengeras. 

Alas kaki yang paling sehat untuk orang dewasa yang lebih tua dan lebih muda harus sesuai dengan baik dan memiliki tinggi sepatu yang rendah, lebar, sol yang tipis dan lentur, dan beberapa jenis renda, dan tali yang nyaman.





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id