BEAUTY
6 Step Touch-Up Biar Kulit Kelihatan Fresh Kayak Baru Dandan
Mia Vale
Minggu 08 Maret 2026 / 17:59
- Touch-up makeup merupakan proses menyegarkan riasan yang pudar atau luntur tanpa menghapusnya total.
- Beberapa contoh touch up yang sering diperlukan seperti menghilangkan minyak berlebih di hidung.
- Intinya, touch-up artinya melakukan "perbaikan" riasan dengan cepat dan skalanya hanya minor.
Jakarta: Touch-up makeup merupakan proses menyegarkan riasan yang pudar atau luntur tanpa menghapusnya total, fokus pada area berminyak (T-zone) dan bibir agar tetap flawless.
Beberapa contoh touch up makeup yang sering diperlukan seperti menghilangkan minyak berlebih di hidung, menambahkan bedak tabur, atau mengulas kembali lipstik yang memudar.
"Intinya, touch-up artinya melakukan "perbaikan" riasan dengan cepat dan skalanya hanya minor. Dan kamu harus memerhatikan area riasan mana yang memudar atau mulai terlihat kurang segar seiring berjalannya waktu,” jelas penata rias selebriti, Melissa Murdick melalui laman Vogue.
Tanda-tanda yang menunjukkan kamu perlu memperbaiki riasan sebagai berikut:
- Bagian-bagian bibir, alis, atau eyeliner tampak tidak merata
- Kulit terlihat berkilau karena berminyak
- Riasan luntur di bagian mata, sekitar hidung, di area bantalan kacamata, dan lainnya
- Eyeshadow menggumpal atau membentuk garis-garis halus di lipatan kelopak mata
Idealnya, kamu bisa memeriksa riasan setiap 4-6 jam sekali untuk memastikan makeup-mu masih on point.
Seperti dijelaskan sebelumnya, touch-up hanya pada beberapa daerah wajah saja. Artinya, semakin sedikit area yang ditouch-up, semakin baik.
Pasalhya, jika menggunakan terlalu banyak produk riasan, kamu berisiko menciptakan tampilan yang tebal dan tidak natural. Dan berikut langkah-langkah untuk merias ulang dengan cepat, utamanya bagi "pemain baru" dalam dunia kecantikan.
“Dalam hal mengelola kulit berminyak, kamu harus menghindari riasan yang menggumpal sebisa mungkin,” jelas Murdick, yang merekomendasikan untuk selalu memulai rutinitas touch-up dengan menepuk-nepuk minyak berlebih. Ini dilakukan untuk mencegah riasan menjadi berat dan terlihat tidak merata.
Pun menggunakan primer mattifying sebelum aplikasi riasan awal, bisa membantu “menghentikan kilap sebelum dimulai,” mengurangi riasan yang luntur sepanjang hari.
"Untuk touch-up di tengah hari, lebih disarankan untuk menggunakan kertas penyerap minyak. Pasalnya, jika menggunakan primer mattifying, ditakutkan sentuhan yang terlalu kuat dapat menyebabkan riasan terangkat.”
.jpg)
(Para ahli menyarankan untuk tidak berlebihan dalam menggunakan bedak tabur untuk touch-up. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Sebelum beralih ke kosmetik berwarna, ada satu langkah yang berfokus pada kulit yang patut diprioritaskan, ganti touch-up setting spray dengan hydrating mist.
Menyegarkan wajah dengan hydrating mist mengaktifkan kembali makeup dan memungkinkan pergerakan tanpa terlihat belan. Ini juga akan menghidupkan kembali setting spray yang sudah diaplikasikan, jadi sedikit lebih baik.
Setelah beberapa semprotan, gunakan Beautyblender yang lembap, meskipun spons apa pun bisa digunakan dan meratakan semuanya di wajah kamu. Ingat, setting spray sebaiknya hanya digunakan untuk aplikasi awal saja.
Baik itu untuk menyamarkan noda yang mengganggu atau menyegarkan area bawah mata untuk menutupi tanda-tanda kelelahan, concealer tetap menjadi langkah penting dalam setiap touch-up yang layak untuk profesional, asalkan diaplikasikan secukupnya dan dengan presisi.
Saat melakukan touch-up, segarkan area bawah mata dan meratakan garis-garis halus atau garis tawa di mana riasan mungkin telah menempel. Lalu, ambil sedikit concealer di punggung tangan dan memuatnya ke kuas kecil yang padat sebelum mengaplikasikannya.
Saat tiba waktunya untuk menyegarkan area pipi, para ahli merekomendasikan untuk menggunakan formula cair dan krim, baik karena kemudahan pencampurannya maupun kemampuannya untuk melapisi riasan yang sudah ada dengan sempurna.
“Kuncinya adalah jangan berlebihan. Kamu sudah memiliki pigmen di tulang pipi jadi gunakan jauh lebih sedikit daripada yang biasanya kamu aplikasikan di awal hari,” saran Murdick.
Para ahli menyarankan untuk tidak berlebihan dalam menggunakan bedak tabur untuk touch-up, meskipun mereka sedikit berbeda pendapat tentang apakah bedak tabur atau bedak padat yang terbaik.
Pemilihan bedak tabur karena teksturnya yang halus dan hasil akhir yang sempurna, sementara bedak padat jauh lebih praktis untuk dimasukkan ke dalam tas rias saat bepergian (karena formula bedak tabur mudah berantakan).
Hindari bedak foundation atau bedak berwarna karena akan terlalu menumpuk di kulit.
Dalam hal pengaplikasian, sedikit lebih baik, gunakan sentuhan yang sangat ringan dan fokus hanya pada area yang cenderung mengilap.
Baik karena makan, minum, atau mengobrol, warna lipstik di bibir sering kali menjadi yang pertama memudar. Ya, bagi Murdick, bibir yang seksi membutuhkan sentuhan riasan paling sering. Untungnya, menyegarkan tampilan bibir adalah salah satu cara paling sederhana untuk menyegarkan seluruh wajah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Beberapa contoh touch up makeup yang sering diperlukan seperti menghilangkan minyak berlebih di hidung, menambahkan bedak tabur, atau mengulas kembali lipstik yang memudar.
"Intinya, touch-up artinya melakukan "perbaikan" riasan dengan cepat dan skalanya hanya minor. Dan kamu harus memerhatikan area riasan mana yang memudar atau mulai terlihat kurang segar seiring berjalannya waktu,” jelas penata rias selebriti, Melissa Murdick melalui laman Vogue.
Tanda-tanda kamu perlu touch-up
Tanda-tanda yang menunjukkan kamu perlu memperbaiki riasan sebagai berikut:
- Bagian-bagian bibir, alis, atau eyeliner tampak tidak merata
- Kulit terlihat berkilau karena berminyak
- Riasan luntur di bagian mata, sekitar hidung, di area bantalan kacamata, dan lainnya
- Eyeshadow menggumpal atau membentuk garis-garis halus di lipatan kelopak mata
Idealnya, kamu bisa memeriksa riasan setiap 4-6 jam sekali untuk memastikan makeup-mu masih on point.
Seperti dijelaskan sebelumnya, touch-up hanya pada beberapa daerah wajah saja. Artinya, semakin sedikit area yang ditouch-up, semakin baik.
Pasalhya, jika menggunakan terlalu banyak produk riasan, kamu berisiko menciptakan tampilan yang tebal dan tidak natural. Dan berikut langkah-langkah untuk merias ulang dengan cepat, utamanya bagi "pemain baru" dalam dunia kecantikan.
Mulailah dengan pengontrol minyak
“Dalam hal mengelola kulit berminyak, kamu harus menghindari riasan yang menggumpal sebisa mungkin,” jelas Murdick, yang merekomendasikan untuk selalu memulai rutinitas touch-up dengan menepuk-nepuk minyak berlebih. Ini dilakukan untuk mencegah riasan menjadi berat dan terlihat tidak merata.
Pun menggunakan primer mattifying sebelum aplikasi riasan awal, bisa membantu “menghentikan kilap sebelum dimulai,” mengurangi riasan yang luntur sepanjang hari.
"Untuk touch-up di tengah hari, lebih disarankan untuk menggunakan kertas penyerap minyak. Pasalnya, jika menggunakan primer mattifying, ditakutkan sentuhan yang terlalu kuat dapat menyebabkan riasan terangkat.”
Semprotkan hydrating mist
.jpg)
(Para ahli menyarankan untuk tidak berlebihan dalam menggunakan bedak tabur untuk touch-up. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Sebelum beralih ke kosmetik berwarna, ada satu langkah yang berfokus pada kulit yang patut diprioritaskan, ganti touch-up setting spray dengan hydrating mist.
Menyegarkan wajah dengan hydrating mist mengaktifkan kembali makeup dan memungkinkan pergerakan tanpa terlihat belan. Ini juga akan menghidupkan kembali setting spray yang sudah diaplikasikan, jadi sedikit lebih baik.
Setelah beberapa semprotan, gunakan Beautyblender yang lembap, meskipun spons apa pun bisa digunakan dan meratakan semuanya di wajah kamu. Ingat, setting spray sebaiknya hanya digunakan untuk aplikasi awal saja.
Dapatkan hasil maksimal dengan concealer
Baik itu untuk menyamarkan noda yang mengganggu atau menyegarkan area bawah mata untuk menutupi tanda-tanda kelelahan, concealer tetap menjadi langkah penting dalam setiap touch-up yang layak untuk profesional, asalkan diaplikasikan secukupnya dan dengan presisi.
Saat melakukan touch-up, segarkan area bawah mata dan meratakan garis-garis halus atau garis tawa di mana riasan mungkin telah menempel. Lalu, ambil sedikit concealer di punggung tangan dan memuatnya ke kuas kecil yang padat sebelum mengaplikasikannya.
Segarkan wajah
Saat tiba waktunya untuk menyegarkan area pipi, para ahli merekomendasikan untuk menggunakan formula cair dan krim, baik karena kemudahan pencampurannya maupun kemampuannya untuk melapisi riasan yang sudah ada dengan sempurna.
“Kuncinya adalah jangan berlebihan. Kamu sudah memiliki pigmen di tulang pipi jadi gunakan jauh lebih sedikit daripada yang biasanya kamu aplikasikan di awal hari,” saran Murdick.
Gunakan bedak tipis
Para ahli menyarankan untuk tidak berlebihan dalam menggunakan bedak tabur untuk touch-up, meskipun mereka sedikit berbeda pendapat tentang apakah bedak tabur atau bedak padat yang terbaik.
Pemilihan bedak tabur karena teksturnya yang halus dan hasil akhir yang sempurna, sementara bedak padat jauh lebih praktis untuk dimasukkan ke dalam tas rias saat bepergian (karena formula bedak tabur mudah berantakan).
Hindari bedak foundation atau bedak berwarna karena akan terlalu menumpuk di kulit.
Dalam hal pengaplikasian, sedikit lebih baik, gunakan sentuhan yang sangat ringan dan fokus hanya pada area yang cenderung mengilap.
Oleskan kembali lipstik
Baik karena makan, minum, atau mengobrol, warna lipstik di bibir sering kali menjadi yang pertama memudar. Ya, bagi Murdick, bibir yang seksi membutuhkan sentuhan riasan paling sering. Untungnya, menyegarkan tampilan bibir adalah salah satu cara paling sederhana untuk menyegarkan seluruh wajah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)